Cari Mesin Anda
tempe-kering-tokomesin

Peluang Usaha Tempe Kering Dan Analisa Usahanya

Tempe ? Nama tempe mungkin sudah taka sing lagi didengar ditelinga Anda. Tempe merupakan salah satu jenis makanan yang terbuat dari kacang kedelai yang mengandung protein yang sangat tinggi. Tempe juga sudah sangat populer di mancanegara bahkan diluar negeri. Tempe biasanya dijadikan sebagai lauk pauk dalam menikmati makanan. Berbagai cara pengolahan tempe memang sangat berbagai macam, salah satunya dibumbu kering. Tempe yang dibumbu kering sering disebut dengan tempe kering. Tempe kering ini memang banyak disukai semua kalangan masyarakat. Karena cita rasa yang dimiliki tempe kering memang angat nikmat. Biasanya tempe kering banyak ditemukan di berbagai warung-warung maupun rumah makan. Tempe kering memang sangat sesuai dijadikan sebagai lauk ketika menikmati sajian nasi putih yang masih hangat. Selain tempe ini memiliki cita rasa yang nikmat, kerenyahan dan kegurihannya juga sangat menggoda semua orang. Tempe kering dibuat menggunakan bahan baku tempe yang diris kecil-kecil kemudian digoreng dan dibumbui dengan berbagai bumbu yang pas sehingga memiliki cita rasa tersendiri. Tempe kering juga sering dijadikan sebagai makanan pelengkap ketika ada acara-acara terterntu, misalkan syukuran, khitanan maupun acara yang lain. Penggemar olahan tempe kering memang sangat banyak baik mulai dari kalangan anak remaja hingga orang dewasa. Tingginya peminat olahan tempe kering hingga membuat peluang usaha tempe kering cukup menguntungkan. Dengan menjalankan usaha tempe kering memang bisa mendatangkan keuntungan tersendiri untuk Anda. Usaha tempe kering memang tergolong usaha yang mudah dilakukan dan dikembangkan. Meski demikian, maka tak heran bila saat ini banyak orang yang memanfaatkan usaha dengan mengolah tempe kering sebagai kegiatan usaha yang mereka jalankan. Pilihan langsung menerjuni usaha dengan membuat tempe kering memang menjadi pilihan yang tepat dan menjanjikan untuk dijalankan. Apabila Anda ingin mencoba menggeluti bisnis dengan mengolah tempe kering, berikut ini juga akan kami bekali dengan contoh resep dalam mengolah tempe kering yang dapat Anda coba buat dirumah. Nah, mungkin bagi Anda yang ingin mengetahui cara dalam mengolah tempe kering dengan jelas, silahkan melihat resep yang kami sediakan di bawah ini.

Resep Membuat Tempe Kering

tempe-kering-tokomesin

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • 500 gram tempe , potong kecil-kecil
  • 3 lembar daun jeruk purut
  • 3 buah cabe merah besar, potong kecil-kecil
  • 2 cm  lengkuas yang telah dimemarkan
  •  3 lembar daun salam
  • 70 gram kacang tolo, rendam kedalam air mendidih hingga 1 jam
  • 60 mili air asam
  • Penyedap rasa secukupnya
  • Garam secukupnya
  • Gula merah secukupnya
  • 1/4 gram minyak sayur atau minyak goreng

Bahan yang harus dihaluskan :

  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 70 gram cabe rawit
  • 2 buah cabe merah keriting
  • 2 butir kemiri sangrai

Cara Membuat Tempe Kering :

  1. Goreng tempe yang telah dipotong-potong kecil hingga kering, kemudian angkat dan tiriskan.
  2. Tumiskan bumbu yang telah dihaluskan tadi dan tuangkan sedikit minyak, tunggu hingga menghasilkan aroma yang sedap.
  3. Tambahkan daun salam, lengkuas yang telah dimemarkan, dan jeruk purut, lalu aduk-aduk hingga layu
  4. Tambahkan tempe yang telah digoreng tadi dan kacang polo yang telah diredam air mendidih
  5. Masukan penyedap rasa, gula merah, garam,  dan air asam, lalu aduk-aduk hingga bumbu tercampur rata dan tunggu hingga mengental.
  6. Angkat tempe yang telah mengental dan tempe kering siap disajikan.

Diatas itulah cara dalam membuat tempe kering yang sangat mudah Anda coba dirumah. Bagaimana tanggapan Anda setelah mengetahui kemudahan dalam membuat tempe kering diatas? Apakah Anda tertarik untuk dimanfaatkan sebagai kegiatan usaha yang menguntungkan? Tempe kering memiliki potensi bisnis yang masih cemerlang untuk dikembangkan. Jika Anda terarik dengan peluang usaha tempe kering dan ingin mencoba menjalani bisnis ini, Anda pun saat ini bisa mulai mempersiapkannya dari sekarang. Namun sebelum terjun langsung bergelut dalam bisnis tempe kering ini, Anda perlu mengetahui peralatan apa yang dibutuhkan dan perlu tahu tentang hitungan analisa usahanya juga. Untuk itu, sebelum menerjuni bisnis tempe kering ini, di bawah ini akan coba kami bekali dengan contoh analisa usahanya agar lebih memudahkan Anda dalam menjalani bisnis ini. Untuk bisa mengetahui lebih jelas dan detailnya silahkan langsung saja simak ulasan hitungan yang kami suguhkan di bawah ini.

Contoh Analisa Usaha Tempe Kering

Asumsi

  • Masa penggunaan pada etalase/gerobak selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan pada pisau selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada telenan selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan pada ulekan selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada cobek selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada wadah selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada wajan selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada spatula selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada kompor dan tabung gas selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada piring selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada sendok selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada garpu selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan pada meja selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada kursi selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan pada nampan dan serbet selama waktu 2.5 tahun
  • Masa penggunaan pada peralatan tambahan lain selama waktu 2 tahun

Investasi

Peralatan Harga  
Etalase/gerobak Rp. 1,320,300
Pisau Rp. 19,700
Telenan Rp. 13,000
Ulekan Rp. 30,300
Cobek Rp. 14,500
Wadah Rp. 123,000
Wajan Rp. 146,200
Spatula Rp. 96,000
Kompor dan tabung gas Rp. 287,500
Piring Rp. 132,000
Sendok Rp. 91,100
Garpu Rp. 86,400
Meja Rp. 132,400
Kursi Rp. 115,800
Nampan dan serbet Rp. 75,900
Peralatan tambahan lain Rp.     60,900
Jumlah Investasi Rp. 2,745,000
Biaya Operasional per Bulan
Biaya Tetap Nilai
Penyusutan gerobak/etalase 1/60 x Rp. 1,320,300 Rp. 22,005
Penyusutan pisau 1/42 x Rp. 19,700 Rp. 469
Penyusutan telenan 1/36 x Rp. 13,000 Rp. 361
Penyusutan ulekan 1/42 x Rp. 30,300 Rp. 721
Penyusutan cobek 1/42 x Rp. 14,500 Rp. 345
Penyusutan wadah 1/48 x Rp. 123,000 Rp. 2,563
Penyusutan wajan 1/48 x Rp. 146,200 Rp. 3,046
Penyusutan spatula 1/48 x Rp. 96,000 Rp. 2,000
Penyusutan kompor dan tabung gas 1/42 x Rp. 287,500 Rp. 6,845
Penyusutan piring 1/42 x Rp. 132,000 Rp. 3,143
Penyusutan sendok 1/42 x Rp. 91,100 Rp. 2,169
Penyusutan garpu 1/42 x Rp. 86,400 Rp. 2,057
Penyusutan meja 1/48 x Rp. 132,400 Rp. 2,758
Penyusutan kursi 1/48 x Rp. 115,800 Rp. 2,413
Penyusutan nampan dan serbet 1/30 x Rp. 75,900 Rp. 2,530
Penyusutan peralatan tambahan lain 1/18 x Rp. 60,800 Rp. 3,378
Gaji karyawan Rp. 700,000
Total Biaya Tetap Rp. 756,803
Biaya Variabel  
Tempe Rp. 24,500 x    30 = Rp. 735,000  
Daun jeruk Rp. 1,500 x    30 = Rp. 45,000  
Cabe merah besar Rp. 5,000 x    30 = Rp.    150,000  
Lengkuas Rp.            1,000 x    30 = Rp.                  30,000  
Kacang tolo Rp.  4,500 x    30 = Rp.  135,000  
Air asam Rp. 2,000 x    30 = Rp. 60,000  
Penyedap rasa Rp. 2,000 x    30 = Rp. 60,000  
Garam Rp. 1,500 x    30 = Rp. 45,000  
Gula merah Rp. 3,000 x    30 = Rp. 90,000  
Minyak sayur Rp. 4,000 x    30 = Rp. 120,000  
Bawang merah Rp. 6,000 x    30 = Rp. 180,000  
Bawang putih Rp. 5,500 x    30 = Rp. 165,000  
Cabe merah keriting Rp. 5,000 x    30 = Rp. 150,000  
Cabe rawit Rp. 5,000 x    30 = Rp. 150,000  
Kemiri Rp. 3,000 x    30 = Rp. 90,000  
Biaya sewa tempat Rp. 13,500 x    30 = Rp.  405,000  
Biaya listrik dan air Rp. 14,900 x    30 = Rp.  447,000  
Total Biaya Variabel Rp. 3,057,000  
Total Biaya Operasional  
Biaya tetap + biaya variabel = Rp. 3,757,000  
Pendapatan per Bulan  
       20 Porsi x Rp. 8,000 = Rp. 160,000  
160,000 x 30 hr = Rp. 4,800,000  
Keuntungan per Bulan  
Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional  
Rp. 4,800,000 –   3,757,000 = Rp. 1,043,000  
Lama Balik Modal  
Total Investasi / Keuntungan = Rp.    2,633,000 :    1,043,000 = 3 bln  

Hasil dari analisa usaha tempe kering yang bisa Anda lihat diatas tadi, dengan melihat biaya sebanyak Rp. 2.745.000 yang dikeluarkan untuk biaya pembelian peralatan untuk investasi. Serta untuk penggunaan biaya sejumlah Rp. 756.803 yang dipakai untuk biaya tetap dan untuk biaya variabelnya sendiri sejumlah Rp. 3.057.000 dan untuk biaya operasionalnya sendiri sejumlah Rp. 3.757.000. Dari hasil perhitungan analisa usaha tempe kering diatas bisa bahwa penerimaan hasil penjualan dari hasil olahan masakan tempe kering dalam satu harinya mampu menjual makanan tersebut sebanyak 20 porsi dan untuk harga @ porsi telah dipatok seharga Rp. 8.000 oleh karena itu rata-rata dari penjualan tempe keringeng akan mendapatkan uang sejumlah Rp. 160.000 namun jika tersebut dihitung dalam jangka perbulannya maka perolehan keuntungan yang diperoleh dalam menjalankan usaha tempe kering ini yaitu sebanyak Rp. 1. 043.000. Untuk pengembalian modal balik dalam usaha tempe kering ini membutuhkan waktu selama 3 bulan.

mesin-universal-fritter-giling-bumbu-dapur-besar-tokomesinDalam menjalankan usaha tempe kering memang selalu dibutuhkan sebuah peralatan yang memadai agar usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar. Salah satu mesin yang dapat dipakai untuk melancarkan usaha tempe kering yaitu mesin universal fritter. Penggunaan mesin universal fitter memang cukup penting dalam proses pengolahan tempe kering ini. Proses pengolahan tempe kering memang selalu melewati proses penggilingan bumbu, dimana mesin ini mampu memberikan kemudahan dalam prosesnya sehingga membuat prosesnya bisa dilakukan dengan cara yang lebih praktis. Penggunaan mesin universal fritter mampu menggiling bumbu dengan cara kerja lebih mudah dan praktis sebab mesin ini pengerjaannya dilakukan secara otomatis. Jika selama ini Anda masih menggiling maupun menghaluskan bumbu dengan cara manual, maka segera beralih menggunakan mesin universal fritter ini. Apabila Anda berminat dengan mesin universal fritter ini, Anda pun bisa mendapatkan mesin ini dengan kualitas dan mutu yang terbaik salah satunya bisa didapatkan di Toko Mesin Maksindo.

Demikian informasi yang mengulas tentang peluang usaha tempe kering dan analisa usahanya yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi yang kami berikan ini bisa berguna dan bermanfaat untuk Anda serta bisa menjadikan pula usaha tempe kering yang saat ini Anda jalankan dapat berjalan dengan lancar.

Tinggalkan Balasan
Kontak Kami

📲 [Kantor Pusat] Cakung : 081318887231 | 08123386165 | 081233144166 | 081233144177 | 081222218616 | 081311155633 | 085319342111 |
081310495079 | 081318229800

📲 Pulogadung : 081219000714 | 081219000713 | 081350455538

📲 Jagakarsa : 081293981113 | 081350455539

📲 Bekasi : 081218612009 | 081242422289 | 081218612008

📲 Bandung : 082214002302
081313091383 | 082214002303

📲 Bogor : 081294928652 | 081294928653 | 081385715719

Cabang Jawa Timur & Jawa Tengah

📲 Malang : 081216665445 | 081216665454
081333394799

📲 Surabaya : 081357999261 | 082140003355 | 081282993727

📲 Blitar : 081334300036 | 081334300038 | 081331709910

📲 Yogyakarta : 085200667148 | 081326870111
081282993447 | 081282994140

📲 Semarang :  081224422653 | 082123477709 |  081224422563

📲 Solo : 081229992320 | 08122876358

Cabang Luar Pulau Jawa

📲 Palembang : 081367407078 | 081367407079 | 081281268272

📲 Medan : 081314025406 | 081314025405 | 081384196933 | 082167734018

📲 Pekanbaru : 082321950002 | 082111443284 | 081311177522

📲 Makassar (Perintis) : 082292249005 | 081354485755 | 082260000883 | 081356680616 | 081219430954

📲 Banjarmasin : 081253323982 | 082124473388

📲 Denpasar : 082236620334 | 082236620335 | 082144025417