Sate bandeng merupakan makanan khas dari daerah Banten, untuk para pecinta makanan tentunya sate bandeng ini menjadi menu makanan yang berbeda. Rasa dari sate bandeng ini sangat gurih sehingga untuk yang menikmatinya akan diberikan kejutan tersendiri untuk yang baru merasakannya. Bila menikmati sate bandeng ini tentunya Anda tidak perlu lagi direpotkan dengan tulang – tulang yang terdapat pada ikan bandeng. Makanan ini telah menjadi makanan yang khas dari daerah banten. Sate bandeng ini bisa menjaid menu makanan daerah yang mampu menarik minat para wisatawan. Sate bandeng ini biasanya dijadikan makanan untuk perayaan hari besar atau pun untuk resepsi pernikahan untuk warga Banten. Di Banten menu makanan sate bandeng ini pun telah menjadi menu makanan wajib yang harus disajikan di meja makan. Sate bandeng ini banyak disukai masyarakat, untuk peluang usaha dari sate bandeng ini pun masih terbuka lebar untuk siapa saja yang ingin menjalankannya. Makanan ini dapat bertahan selama 3 hingga 4 hari dan sangat sesuai dijadikan lauk pauk teman makan nasi, untuk menikmati sate bandeng ini lebih enak apabila disantap bila masih hangat.
Berikut ini ialah resep dari sate bandeng yang bisa Anda coba yang mungkin bisa Anda jadikan resep usaha sate bandeng yang enak :
Bahan :
- 2 ekor ikan bandeng @500 gram
- ½ butir kelapa parut (kelapa jangan terlalu tua)
- 2 butir telur, kocok merata
Bumbu Halus :
- 5 buah bawang merah
- 1 sendok makan ketumbar, sangrai
- 3 siung bawang putih
- 1 sendok teh merica
Cara Membuat Sate Bandeng
- Siangi ikan sampai bersih, lalu keluarkan daging ikan dan durinya, jaga supaya kepala, kulit serta ekor tetap utuh.
- Haluskan daging ikan lalu campur dengan menggunakan kelapa parut serta bumbu halus.
- Aduk rata, beri tambahan telur kocok, aduk – aduk sampai benar – benar rata. Lalu, bagi menjadi dua bagian.
- Isikan masing – masing bagian tersebut dalam badan ikan, padatkan isinya lalu jahit supaya isi tidak keluar. Kukus sampai matang selama kurang lebih 15 menit. Biarkan sampai benar – benar dingin.
- Ikan bandengn pun lalu dibungkus menggunakan daun pisang untuk dibakar pada bara api.
Setelah mengetahui cara mengolah ikan bandeng maka selanjutnya adalah mengetahui analisa usaha dari usaha ikan bandeng ini, sebagai berikut :
Analisa Usaha Sate Bandeng
- Masa penggunakaan elase selama 4 tahun
- Masa penggunakaan alat masak selama 4 tahun
- Masa penggunakaan alat makan selama 2 tahun
- Masa penggunakaan meja dan kursi selama 3 tahun
- Masa penggunakaan perlengkapan lainnya 3 tahun
Investasi
| Investasi | Nilai (Rp) |
| Etalase
Alat masak Alat makan Meja kursi Perlengkapan lain |
Rp. 2.100.000
Rp. 700.000 Rp. 400.000 Rp. 600.000 Rp. 100.000 |
| Total Investasi | Rp. 3.900.000 |
Biaya Operasional Per Bulan
| Biaya | Nilai (Rp) |
| Biaya Tetap :
Penyusutan etalase/gerobak 1/48 x Rp. 2.100.000 Penyusutan alat masak 1/48 x Rp. 700.000 Penyusutan alat makan 1/24 x Rp. 400.000 Penyusutan meja kursi 1/36 x Rp. 600.000 Penyusutan perlengkapan lain 1/36 x Rp. 100.000 Gaji karyawan |
Rp. 43.750 Rp. 14.500 Rp. 16.000 Rp. 16.000 Rp. 2.700 Rp. 650.000 |
| Total Biaya Tetap | Rp. 742.950 |
| Biaya Variabel :
Ikan bandeng ( 5 kg x Rp. 50.000/kg x 30 hari) Bumbu (Rp. 40.000 x 30 hari) Gas 3 kg (Rp. 17.000 x 1 tabung x 30 hari) Sewa tempat Biaya listrik dan kebersihan |
Â
Rp. 7.500.000 Rp. 1.200.000 Rp. 510.000 Rp. 500.000 Rp. 100.000 |
| Total Biaya Variabel | Rp. 9.810.000 |
| Total Biaya Operasional | Rp. 10.552.950 |
 Pendapatan per Bulan
Penjualan Sate Bandeng : 40 porsi x Rp. 11.000 x 30 hari = Rp. 13.200.000
Keuntungan per Bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp. 13.200.000 – Rp. 10.552.950
= Rp. 2.647.050
Lama Balik Modal
Lama Balik Modal = Total Investasi / Keuntungan  = Rp. 3.900.000 / Rp. 2.647.050
= 1.4 bulan
Apabila Anda akan menjalankan usaha sate bandeng ini maka agar usaha menjadi semakin mudah dijalankan perlu ditunjang dengan mengunakan mesin pemisah tulang ikan. Mesin ini akan membantu memisahkan duri ikan yang banyak pada ikan bandeng, sehingga hasil dari sate bandeng pun bebas dari duri ikan. Olahan sate bandeng akan memiliki hasil yang berkualitas dan bisa menjadi produk yang unggul. Dengan menggunakan mesin ini proses pemisahan tulang ikan bisa berjalan singkat sehingga proses produksi bisa dicepat terselesaikan. Apabila Anda ingin mengolah sate bandeng dengan cepat dan lebih efisien maka gunakan mesin pemisah tulang ikan ini. Mesin pemisah tulang ikan ini bisa Anda temukan dengan mudah di Toko Mesin Maksindo yang telah ada diberbagai kota besar di Indonesia. Mesin pemisah tulang ikan yang disediakan ini merupakan mesin dengan kapasitas yang besar sehingga akan mempercepat proses pemisahan tulang ikan. Demikianlah ulasan mengenai mesin pemisah tulang ikan dan analisa usahanya, semoga informasi tersebut bisa dijadikan reverensi untuk menjalankan usaha.

