Menjalankan usaha dalam bidang makanan terutama makanan mie ayam dan bakso memang tidak pernah sepi akan penikmatnya. Bisnis bakso dan mie kini menjadi banyak pilihan banyak orang. Akhir-akhir ini sudah mulai bermunculan usaha yang mengkombinasi antara mie ayam dengan bakso atau lebih ngetrend dengan sebutan mieso atau mie bakso. Sepintas memang hampir sama dengan mie ayam pada umnya, namun pada mieso ini memiliki tampilan baru yakni mie ayam yang ditambahi pentol bakso dan pastinya rasanya akan lebih nikmat pula. 
Menjalankan usaha mieso ini memang gampang namun juga susah, namun tak sedikit pula para pengusaha mieso yang menjadi pengusaha sukses dengan omzet yang fantastis, namun tidak sedikit pula pengusaha yang gulung tikar. Dalam menyikapi persaingan bisnis yang semakin ketat ini menuntut para pengusaha makanan untuk melakukan sebuah inovasi yang diharapkan agar pengusaha itu dapat bertahan di tengah persaingan yang semakin ketat. Mieso atau mie ayam bakso merupakan inovasi baru dari mie ayam dan bakso. Makanan ini memang cukup banyak peminatnya, jadi tidak ada salahnya jika Anda mencoba bisnis ini. Sebelumnya mari kita simak terlebih dahulu proses pembuatan mieso di bawah ini .
Resep Mie Ayam Bakso

Bahan mie
- Mie telur 200 gram
- Air 500 mili liter
- Minyak wijen 1 sendok makan
- Kecap asin 2 sendok makan
- Merica bubuk ¼ sendok teh
Bahan ayam
- Daging ayam dicincang halus 200 gram
- Bawang putih 4 siung dicincang halus
- Saus tiram 1 sendok teh
- Garam ½ sendok teh
- Merica bubuk ½ sendok the
- Minyak wijen 1 sendok makan
Bahan kuah
- bakso sapi 10 butir
- sawi hijau potong-potong 1 ikat
- bawang putih dicincang halus 2 siung
- jahe parut ½ sendok teh
- garam 1 sendok teh
- merica bubuk ½ sendok teh
- kaldu 750 mili liter
- irisan daun bawang 1 sendok teh
- seledri 1 sendok teh
- bawang merah goreng 1 sendok teh
- minyak wijen 1 sendok teh
Bahan pelengkap
- kulit pangsit
- acar mentimun
Cara membuat :
Untuk membuat mie : terlebih dahulu campurkan minyak wijen, kecap asin dan merica bubuk dan aduk hingga rata . kemudian masak air dan masukkan mie telur masak hingga matang. Kemudian angkat dan tiriskan. Langkah berikutnya masukkan mie telur ke dalam campuran minyak wijen yang telah dibuat tadi. Diaduk dan sisihkan.
Untuk membuat bahan ayam : panaskan minyak wijen terlebih dahulu kemudian tumis bawang putih dan masukkan cincangan daging ayam kemudian aduk hingga tercampur rata. Kemudian tambahkanlah saus tiram dan beri garam secukupnya lalu merica bubuk masaklah hingga matang. Angkat dan sisihkan.
Untuk membuat kuah : panaskan minyak wijen terlebih dahulu dan tumis bawah putih dan masukkan jahe lalu tuangkan kaldu masak hingga mendidih. Kemudian masukkan bakso sapi bersama sawi hijau dab beri garam dan merica bubuk. Setelah matang beri irisan daun bawang, seledri, bawang merah goreng. Kemudian angkat dan sisihkan.
Penyajian : siapkan mangkuk dan masukkan mie ke dalam mangkuk dan beri tumisan ayam lalu bakso sapi dan sawi hijau dan kulit pangsit. Sajikan bersama kuah dan acar. Mie ayam bakso siap dihidangkan.
Contoh Analisa Usaha mie ayam bakso
- prospek usaha
untuk mendirikan usaha mie ayam bakso ini dengan menggunakan uang kira-kira sebesar Rp 5.914.000 adapun perician alokasi dana adalah sebagai berikut :
untuk pembelian peralatan (investasi)
| No | Keterangan | Harga |
| 1 | meja panjang |  Rp                400,000 |
| 2 | kompor gas |  Rp                450,000 |
| 3 | gerobak |  Rp            1,900,000 |
| 4 | panci |  Rp                   90,000 |
| 5 | gerabah |  Rp                200,000 |
| 6 | peratan lain-lain |  Rp                500,000 |
| TOTAL |  Rp            3,540,000 | |
Untuk pembelian bahan baku
| No | Keterangan | Harga |
| 1 | mie telur |  Rp     520,000 |
| 2 | daging sapi |  Rp     550,000 |
| 3 | daging ayam |  Rp     570,000 |
| 4 | bumbu – bumbu |  Rp        55,000 |
| 5 | lain-lain |  Rp        65,000 |
| TOTAL |  Rp 1,760,000 | |
Untuk biaya operasional
| No | Keterangan | Harga |
| 1 | biaya listrik |  Rp        30,000 |
| 2 | biaya air |  Rp        30,000 |
| 3 | biaya sewa tempat |  Rp     500,000 |
| 4 | biaya tenaga kerja |  Rp                     – |
| 5 | biaya lain-lain |  Rp        54,000 |
| TOTAL |  Rp     614,000 | |
- Estimasi keuntungan penjualan
- Estimasi pembelian dalam satu hari adalah 18 konsumen
- Nilai jual 1 porsi mie ayam bakso = Rp 9.000
- Pendapatan penjualan dalam satu bulan (18 x 30 ) x Rp 9.000 = Rp 4.860.000
- HPP
| Biaya bahan baku |  Rp             1,760,000 |
| Biaya Tenaga Kerja |  Rp                                  – |
| BOP |  Rp                  114,000 |
| Biaya Produksi |  Rp             1,874,000 |
- Keuntungan kotor = Rp 4.860.000 – Rp 1.874.000 = Rp 2.986.000
- Keuntungan bersih = Rp 2.986.000 – Rp 114.000 = Rp 2.872.000
- Laporan laba rugi
| pendapatan dari penjualan | ||
| penjualan bersih |  Rp 4,860,000 | |
| pembelian |  Rp 1,874,000 | |
| Laba Kotor |  Rp 2,986,000 | |
| Biaya Usaha | ||
| biaya listrik |  Rp        30,000 | |
| biaya air |  Rp        30,000 | |
| biaya sewa |  Rp     500,000 | |
| biaya tenaga kerja |  Rp                     – | |
| Total Biaya Usaha |  Rp     614,000 | |
| laba bersih |  Rp 2,372,000 | |
- Laporan perubahan modal
| Modal awal | Â Rp5,914,000 | |
| laba bersih | Â Rp2,372,000 | |
| Modal akhir | Â Rp8,286,000 |
Dari contoh perincian perkiraan keuangan diatas dapat dideskripsikan dengan menggunakan modal sebesar Rp 5.914.000, dan diperkirakan dalam satu bulan bisa memperoleh hasil penjualan sebesar Rp 4.860.000 dan menghasilkan laba bersih sebesar Rp 2.372.000. Maka sudah jelas modal Anda akan berubah menjadi Rp 8.286.000.
- Faktor penghambat dan faktor pendukung usaha
Sudah menjadi hal yang mutlah bagi kita dalam menjalankan usaha pastinya akan ada kendala yang akan dihadapai. Pada umunya untuk usaha mie ayam bakso ini ada beberapa faktor penghambat dan faktor pendukungnya. Adapun contoh faktor pendukung dari usaha ini adalah : letaknya yang strategis dan masih jarang di wilayah Anda yang memproduksi produk yang sama. Sedangkan untuk faktor penghambat dari usaha ini adalah : ketidakstabilan harga bahan – bahan, mie ayam jika tidak habis terjual otomatis akan mengurangi pendapatan penjualan. Namun ada jika ada hambatan belum tentu ada solusinya. Contoh solusi untuk menyikapi hambatan tersebut misalnya jika terjadi ketidak stabilan harga bahan baku ketika harga bahan baku murah bisa disiasati dengan membeli bahan-bahan dalam jumlah banyak sekaligus. Dan jika mie ayam tidak habis terjual bisa disiasati dengan dimanfaatkan menjadi kripik bakso
Dari contoh di analisa yang sudah Anda baca, mungkin Anda tertarik untuki menjalankan usaha mie ayam bakso ini. Dalam menjalankan usaha ini, tentunya Anda sangat memerlukan peralatan yang bisa membantu kelancara usaha Anda. Kami dari toko Mesin Maksindo menawarkan kepada Anda sebuah mesin Gas Noodle Cooker. Mesin Gas Noodle Cooker ini merupakan mesin pemasak mie dengan menggunakan gas LPG. Banyak pilihan dari mesin Gas Noodle Cooker ini, untuk lebih jelas mengenai mesin Gas Noodle Cooker dan mesin yang cocok untuk usaha mie bayam bakso bisa Anda lihat di www.tokomesin.com. Untuk mendapatkan mesin ini Anda bisa datang ke showroom kami di kota-kota Anda. 
Demikianlah informasi penting yang mengulas tentang seputar peluang usaha dari mie ayam bakso dan contoh bentuk analisa usahanya. Semoga dengan informasi yang saya sampaikan dapat memberikan manfaat kepada para pembaca.
