Usaha rumah makan pada saat ini banyak dipilih dan diminati oleh para calon pengusaha yang ada di Indonesia. Usaha rumah makan ini selain menguntungkan juga memiliki target pasar yang tidak pernah ada habisnya. Dengan keuntungan yang bisa diperoleh ialah sebanyak 60% dari harga jualnya. Apalagi bila usaha ini dijalankan pada kota – kota besar pasti akan menghasilkan pendapatan yang besar pula. Salah satu usaha rumah makan ini adalah dengan cara membuka kantin yang mempunyai berbagai variasi makanan serta tempat yang strategis. Usaha ini pun akan bisa memberikan keuntungan yang baik, usaha makanan ini bisa dijalankan oleh siapa pun yang berminat dalam usaha kuliner. Hal terpenting pada usaha ini ialah bisa menangani usaha dengan serius serta penataan yang baik dan matang.
Untuk menu makanan yang biasa ditawarkan di kanting ini bisa bervariasi, Anda bisa menawarkan aneka jenis menu makanan yang mampu mengenyangkan perut. Contohnya saja soto, lontong sayur, nasi rames, bubur ayam dan masih banyak lainnya. Sedangkan menu minuman yang dapat disajikan di kantin ialah seperti aneka jenis es dan juga jus yang nikmat dan segar. Kunci sukses dalam membuka usaha kantin ini ialah kualitas rasa dari masakan, hal inilah yang mampu mempengaruhi hasil penjualan. Berikut ini adalah tips dalam membuka usaha kuliner dengan membuka kantin :
- Untuk membuka usaha kantin ini sebaiknya pilihlah lokasi usaha yang strategis, serta rama tidaknya lokasi dan sebagainya. Apabila semakin ramai pengunjungnya maka harga dari sewa juga semakin mahal, hal ini lah yang bisa mempengatuhi pendapatan. Selain itu, Anda perlu juga memperhatikan jenis pengunjung yang ada.
- Anda perlu mencermati masalh stok bahan baku dan tidak mengesampingkannya. Bila, Anda terlambat untuk mengantisipasinya maka Anda bisa kehilangan pelanggan. Jadi bahan baku yang perlu digunakan ialah yang masih dalam keadaan fresh dan segar untuk membuat menu dikantin.
Contoh Resep
Berikut ini ada contoh resep masakan yang sesuai untuk kantin Anda, yaitu “Nasi Rames”
Bahan :
- 600 gr nasi putih
- Daun pisang
- Kertas bungkus nasi
Bahan Tumis Labu Siam :
- 150 gr labi siam, potong korek api
- 100 gr tahu putih, potong dadu
- 1 lembar daun salam
- 1 cm lengkuas, memarkan
- 2 buah cabai merah besar, iris serong
- 1 sdt garam
- 1 sdt gula merah
- 150 ml santan dari ¼ butir kelapa
- 2 sdm minyak untuk menumis
Bumbu Halus :
- 2 siung bawang putih
- 3 butir bawang merah
- 1 buah cabai merah besar
- 4 buah cabai merah keriting
- 2 butir kemiri, sangrai
Bahan Opor Telur :
- 3 butir telur ayam, rebus
- 1 lembar daun salam
- 1 sdt garam
- 1 cm lengkuas, memarkan
- ½ sdt gula pasir
- 250 ml santan dari ¼ butir kelapa
- 1 sdm minyak untuk menumis
Bumbu Halus :
- 3 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- ¼ sdt merica bubuk
- ¼ sdt ketumbar
- 2 butir kemiri, sangrai
Cara Membuat :
- Tumis labu siam : panaskan minyak.
- Tumis bumbu halus, lengkuas, daun salam sampai harum.
- Masukan cabe merah, aduk sampai layu.
- Masukan labu siam, aduk rata. Masukan gula merah dan garam. Aduk sampai rata. Tuang santan, masak sampai mendidih. Lalu masukan tahu putih, aduk rata. Masaklah sampai matang dan meresap.
- Opor Telur : Panaskan minyak, tumis bumbu halus, lengkuas dan daun salam sampai harum.
- Masukan gula pasir dan garam, aduk sampai rata. Tuangkan santan. Aduk hingga mendidih, kemudian masukan telur. Masak sampai menjadi kering dan berminyak. Potong menjadi 4 bagian.
- Ambil selembar kertas nasi, lalu letakan selembar daun pisang, sendokan nasi putih, tutup menggunakan sepotong daun pisang, beri tumis labu siam serta sepotong telur. Bungkus dan sajikan.
Jika Anda telah menentukan menu apa yang akan ditawarkan, maka selanjutnya ialah memperhatikan analisa usahanya :
Analisa Usaha Membuka Kantin
- Masa pemakaian elase atau gerobak selama 3 tahun
- Masa penggunakaan alat masak selama 3 tahun
- Masa penggunakaan alat makan selama 1 tahun
- Masa penggunakaan meja dan kursi selama 2 tahun
- Masa penggunakaan perlengkapan lainnya 1 tahun
Investasi
| Investasi | Nilai (Rp) |
| Etalase
Alat masak Alat makan Meja kursi Perlengkapan lain |
2.200.000
700.000 400.000 600.000 250.000 |
| Total Investasi | Rp. 4.150.000 |
Biaya Operasional Per Bulan
| Biaya | Nilai (Rp) |
| Biaya Tetap :
Penyusutan etalase/gerobak 1/36 x Rp. 2.200.000 Penyusutan alat masak 1/36 x Rp. 700.000 Penyusutan alat makan 1/12 x Rp. 400.000 Penyusutan meja kursi 1/24 x Rp. 600.000 Penyusutan perlengkapan lain 1/12 x Rp. 250.000 Gaji karyawan |
61.111 19.444 11.111 16.666 6.944 600.000 |
| Total Biaya Tetap | Rp. 715.276 |
| Biaya Variabel :
Bahan Baku (Rp. 200.000 x 30 hari) Gas 3 kg (Rp. 17.000 x 2 tabung x 30 hari) Sewa tempat Biaya listrik dan kebersihan |
6.000.000 1.020.000 500.000 200.000 |
| Total Biaya Variabel | Rp. 7.720.000 |
| Total Biaya Operasional | Rp. 8.435.276 |
Pendapatan per Bulan
Penjualan Makanan : 50 porsi x 7.000 x 30 hari = Rp. 10.500.000
Keuntungan per Bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp. 10.500.000 – Rp. 8.435.276
= Rp. 2.064.724
Jadi, keuntungan yang bisa Anda peroleh dalam setiap bulannya adalah Rp. 2.064.724.
Agar proses memasak menjadi lebih mudah dan cepat maka usaha membuka kantin ini perlu ditunjang dengan menggunakan mesin giling bumbu. Mesin giling bumbu ini akan mempermudah proses menghaluskan bumbu, tentunya jika Anda membuat aneka jenis menu makanan maka perlu menggunakan mesin giling bumbu supaya proses memasak aneka jenis menu bisa dijalankan dengan mudah dan cepat. Memasak menggunakan mesin penggiling bumbu ini membuat tenaga menjadi lebih ringan, hasil bumbu pun akan tergiling secara sempurna dan membuat masakan terserap dengan sempurna. Apabila Anda tertarik untuk menggunakan mesin giling bumbu ini maka silahkan mengunjungi showroom Toko Mesin Maksindo yang telah ada dibeberapa kota di Indonesia, dapatkan mesin giling bumbu ini dengan harga yang terjangkau serta kualitas mesin yang bermutu. Demikianlah informasi dari peluang usaha membuka kantin dan analisa usahanya, semoga info ini bisa bermanfaat dan bisa dijadikan reverensi usaha yang menguntungkan.

