Menjalankan usaha dalam bidang makanan memang merupakan salah satu bentuk usaha yang bisa dikatakan sebagai kegiatan usaha yang bisa berkembang dengan cepat. Apabilagi usaha yang dijalankan didukung dengan hobi yang berhebungan dengan kegiatan usaha. Salah satu usaha makanan yang memiliki peluang baik adalah dengan menjalankan usaha pembuatan makanan seperti kue. Salah satunya kue yang menjadi daya tarik masyarakat adalah kue pastel.
Meskipun pestel merupakan jajanan pasar yang sangat sederhana , usaha ini bisa dikatakan sebagai usaha yang sangat menggiurkan. Dewasa ini sudah marak masuknya masakan internasional namun hal itu tidak dapat menggeserkan makanan yang berasal dari Indonesia, meskipun banyak makanan barat yang masuk di Indonesia kue pastel ini tetap mendapat hati di masyarakat Indonesia.
Kue pastel merupakan salah satu makanan ringan yang digoreng dan biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Pestel memiliki kandungan energy sebesar 208 kalori, karbohidrat 31,4, protein 5,2 gramdan zat besi sebanyak 0,1 miligram. Kue pastel juga mengandung vitamin A, vitamin B dan vitamin C. Jadi kue pastel sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari.
Sebelum menjalankan usaha kue pastel ini, langkah pertama yang harus perhatikan adalah perencanaan usaha yang matang, selain itu perlu juga didukung dengan kemampuan Anda terutama dalam hal pembuatan kue pastel agar mendapatkan hasil yang maksimal. Di bawah ini akan saya beri contoh resep dari pembuatan kue pastel.
Resep kue pastel basah
Bahan membuat pastel :
- Tepung terigu protein sedang 300 g
- Telur 2 buah
- Air putih yang dudah matang 120 ml
- Garam
- Minyak goreng
Isi pastel :
- Wortel potong dadu 2 buah
- Kentang potong dadu 2 buah
- Telur rebus dan belah menjadi 8 bagian 2 butir
- Bawang putih 3 siung dicincang halus
- Tepung terigu 30 gram, larutkan dalam air 100 ml
- Garam, gula dan merica
Cara membuat isi :
- Tumislah bawang putih hingga beraroma harum kemudian masukkan wortel, daun bawang dan kentang, kemudian aduklah
- Berikan sedikit air, masak hingga lunak’
- Tuangkan air larutan tepung terigu kemudian bumbui garam dan merica. Kemudian aduklah hingga tercampur rata.
- Setelah bahan untuk isi pastel masak angakat dan biarkan hingga dingin.
Cara membuat pastel :
- Campurkan tepung terigu, telur dan air kemudian aduk hingga rata dan tambahkan garam sedikut kemudian uleni hingga kalis
- Gunakan spantula untuk memimipihkan adonan, isi dengan bahan isi yang telah dibuat tadi dan telur, kemudian tutup adonan, lalu pilin bagian atasnya
- Kue pastel bisa digoreng dalam minyak yang sudah panas, goreng hingga warnanya berubah menjadi kuning kecoklatan
- Angkat dan tiriskan
- Pastel siap disajikan.
Contoh analisa usaha :
- Lingkungan usaha
Lingkungan usaha merupakan salah satu faktor penenentu kelancaran usaha, dalam menentukan lokasi usaha, pilihlah lokasi yang strategis dimana mudah dijangkau dengan menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi. Namun bila ada keterbatasan modal bisa dilakukan di rumah untuk menghemat biaya.
- Kondisi pasar
Jika dilihat dari banyaknya pengusaha yang bergerak dalam bidang yang sama yaitu usaha kue pastel memang sudah banyak, namun hal tersebut bisa disiasati dengan melakukan inovasi dengan memberiakan varian yang berbeda dengan pengusaha lain.
- Rencana Pemasaran
Jika usaha kue pastel ini sudah memiliki pelanggan tetap, akan direncanakan menambah pemasaran dengan bekerja sama dengan agen-agen kue.
- Faktor penghambat
- Banyaknya pesaing yang bergerak dalam usaha yang sama
- Ketidakstabilan harga bahan baku
- Faktor pendukung
- Mengutamakan kebersihan dan harga yang sangat ekonomis
- Kondisi dan peralatan yang memadai
- Usaha yang dijalankan merupakan usaha yang menawarkan salah satu produk yang secara umum dikonsumsi oleh masyarakat.
Dalam setiap kendala yang ditemui dalam menjalankan usah ini, tentunya Anda harus mempunyai solusi yang jitu agar usaha yang Anda bangun bisa bertahan di pasaran. Contoh salah satu solusi yang bisa Anda lakukan jika menemui sebuah penghambat seperti dengan memenejemen keuangan dengan baik dan jika harga bahan baku tidak stabil bisa diatasi dengan membeli bahan baku dari petani langsung untuk mendapatkan harga yang lebih murah.
- Perencanaan keuangan usaha :
Untuk pemeblian peratan (investasi)
| No | Keterangan | Harga |
| 1 | kompor gas 2 | Â Rp 730,000 |
| 2 | gilingan 1 | Â Rp 378,000 |
| 3 | penyaring 1 buah | Â Rp 19,000 |
| 4 | box | Â Rp 88,000 |
| 5 | baskom | Â Rp 62,000 |
| 6 | peratan lain-lain | Â Rp 370,000 |
| TOTAL | Â Rp 1,647,000 | |
Untuk pembelian bahan baku :
| No | Keterangan | Harga |
| 1 | tepung terigu | Â Rp78,000 |
| 2 | telur | Â Rp 77,000 |
| 3 | tepung roti | Â Rp30,000 |
| 4 | kentang | Â Rp54,000 |
| 5 | lain-lain | Â Rp 94,000 |
| TOTAL | Â Rp333,000 | |
Untuk biaya operasional
| No | Keterangan | Harga |
| 1 | biaya listrik | Â Rp33,000 |
| 2 | biaya air | Â Rp65,000 |
| 3 | biaya sewa tempat |  – |
| 4 | biaya tenaga kerja |  – |
| 5 | biaya lain-lain | Â Rp89,000 |
| TOTAL | Â Rp187,000 | |
Dari contoh perhitungan perencanaan dana yang akan digunakan, maka besarnya modal yang bisa Anda gunakan untuk usaha ini adalah sebesar Rp 1.647.000 + Rp 333.000 + Rp 187.000 = Rp 2.167.000
- HPP
| Biaya bahan baku | Â Rp 333,000 |
| Biaya Tenaga Kerja |  – |
| BOP | Â Rp 187,000 |
| Biaya Produksi | Â Rp520,000 |
- Asumsi :
Jika diasumsikan dalam satu bulan Abda bisa menjual kue pastel sebayak 750 dengan harga Rp 2.500 per buah, maka pendapatan penjualan Anda dalam satu bulan adalah Rp 2.500 x 750 = Rp 1.875.000.
- Keuntungan kotor : Rp 1.875.000 – Rp 520.000 = Rp 1.355.000
- Keuntungan bersih : Rp 1.355.000 – Rp 187.000 = Rp 1.168.000
- Laporan laba rugi :
| pendapatan dari penjualan | ||
| penjualan bersih | Â Rp1,875,000 | |
| pembelian | Â Rp 520,000 | |
| Laba Kotor | Â Rp1,355,000 | |
| Biaya Usaha | ||
| biaya listrik | Â Rp 33,000 | |
| biaya air | Â Rp 65,000 | |
| biaya sewa |  – | |
| biaya tenaga kerja |  – | |
| Total Biaya Usaha | Â Rp 187,000 | |
| laba bersih | Â Rp1,168,000 | |
- Laporan perubahan modal
| Modal awal | Â Rp2,167,000 | |
| laba bersih | Â Rp1,168,000 | |
| Modal akhir | Â Rp3,335,000 |
Jadi dalam menjalankan usaha ini Anda menggunakan modal sebesar Rp 2.167.000 dan diasumsikan dalam satu bulan Anda bisa mendapatkan pendapatan penjualan sebesar Rp 1.875.000 dengan laba bersih sebesar Rp 1.168.000, maka dari situ modal Anda akan berubah menjadi Rp 3.335.000.
Seperti contoh yang sudah Anda saksikan di atas dapat digaris bawahi bahwasannya yang menentukan besar kecilnya modal dan anggaran biaya hingga pendapatan penjualan adalah Anda sendiri, contoh diatas hanya merupakan gambaran saja, untuk selebihnya Anda bisa menggembangkannya sesuai dengan kemampuan Anda.
Dalam menjalankan usaha ini sudah pastinya Anda memerlukan sebuah peralatan yang berkualitas baik agar bisa membantu kelancaran usaha Anda. Kami dari Toko Mesin Maksindo siap membantu Anda, kami menawarkan mesin dough mixer, mesin dough mixer ini merupakan mesin pengaduk tepung untuk pembuatan kue. Mengenai pilihan dan spesifasi dari mesin dough mixer ini anda bisa melihatnya di www.tokomesin.com. Untuk mendapatkan mesin ini tidak sulit, Anda bisa mengujungi di showroom kami yang sudah ada di 14 kota. Mesinnya para pengusaha adalah mesin maksindo. Segera dapatkan mesin ini hanya di Toko Mesin Maksindo.
Demikianlah informasi penting mengenai peluang usaha kue pastel dan contoh perencanaan dan bentuk analisa usahanya, semoga dengan informasi ini dapat memberikan manfaat kepada para pembaca dan semoga bisa dijadikan sebagai media informasi bagi Anda yang saat ini mungkin sedang merencanakan untuk menjalankan usaha kue pastel.
Â

