Kangkung ialah jenis sayuran hijau yang sangat disukai oleh banyak orang, sebab rasa dari kangkung ini sangat khas serta enak diolah dengan berbagai cara. Kangkung ini juga sangat baik untuk menjaga kesehatan sebab kankung memiliki kandungan vitamin A serta vitamin pro. Kangkung dengan nama lainnya ialah Ipomoea sp bisa ditanam pada daerah dataran rendah atau dataran tinggi. Sayuran ini ialah jenis sayuran berdaun hijau serta termasuk keluarga dari Convolvulaceae. Ciri – ciri dari tumbuhan kankung ini ialah berdaun panjang, dengan warna hijau keputih – putihan. Apabila digolongkan pada tempat pertumbuhannya kangkung ini bisa dibedakan dalam dua macam yaitu :
- Kangkung darat ialah jenis kangkung yang bisa hidup ditempat yang kering seperti tegalan atau kebun.
- Kangkung aai ialah jenis kangkung yang dapat hidup hidup ditempat yang basah serta berair.
Cara Membudidayakan Kangkung :
- Pemilihan Benih
Kankung darat mampu diperbanyak dengan menggunakan bijinya, untuk lahan dengan luas satu hektar ini memerlukan benih kurang lebih 10 kg. Varietas yang dianjurkan untuk digunakan ialah varietas sutra atau varietas lokal yang sudah beradaptasi.
- Mempersiapkan Lahan
Lahan dicangkul terlebih dahulu hingga sedalam 20 sampai dengan 30 cm agar gembur, kemudian dibuat bedengan membujur dari barat ke arah timur supaya bisa mendapatkan vahaya matahari secara penuh. Lebar dari bedengan ini sebaiknya ialah 100 cm, dengan tinggi 30 cm dan panjangnya bisa disesuaikan dengan kondisi lahan itu. Jarak antara bedengan kurang lebih ialah 30 cm. Untuk lahan yang asam dengan pH rendah maka lakukan pengapuran dengan menggunakan kapur kalsit atau dolomit terlebih dahulu.
- Proses Pemupukan
Bedengan ini diratakan serta 3 hari sebelum waktu penanaman diberi pupuk kandang berupa kotoran ayam dengan dosis 20.000 kg per hektar atau menggunakan pupuk kompos organik hasil fermentasi yaitu kotoran ayam yang sudah difermentasi dengan menggunakan dosis 4 kg per meter persegi. Untuk starter maka beri tambahan pupuk anorganik sebesar 150 kg per hektar Urea sebanyak 15 gram per meter persegi di umur sekitar 10 hari setelah masa tanam. Supaya dalam pemberian pupuk ini lebih merata maka pupuk urea perlu diaduk dengan menggunakan pupuk organik lalu diberi di larikan pada samping barisan tanaman, apabila perlu maka tambahkan pupuk cair 3 liter per hektar atau 0.3 ml per meter persegi pada usia 1 minggu serta 2 minggu setelah masa tanamnya.
- Proses Penanaman
Biji kangkung darat ini kemudian ditanaman pada bedengan yang sudah disiapkan. Buatlah lubang tanam dengan menggunakan jarak 20 cm x 20 cm, dengan tiap lubangnya ditanami 2 sampai dengan 5 biji kangkung. Sistem penanamannya ini dilakukan dengan cara zigzag atau pun menggunakan sistem garitan atau baris.
- Cara Pemeliharaan
Hal yang perlu untuk diperhatikan ialah tersedianya air, jika tidak turun hujan maka perlu dilakukan proses penyiraman. Hal ini untuk mengendalikan gulma waktu tanaman masih muda serta menjaga tanaman supaya tidak terserang hama serta penyakit.
- Cara Pengendalian Organisme Penggangu
Hama yang menyerang tanaman kankung ini ialah ulat grayak dengan nama lainnya Spodotera litura F, aphis gossypii serta kutu daun dengan nama lainnya ialah myzus persicae. Untuk penyakitnya ialah penyakit karat putih yang disebabkan oleh albugo ipomoea reptans. Dalam pengendaliannya gunakanlah jenis pestisida yang aman serta mudah untuk terurai misalnya pestisida biologis, pestisida nabati atau pestisida piretroid sintetik. Cara penggunaan pestisida ini perlu dilakukan dengan benar dan baik dari pemilihan jenis, volume semprot, dosis, interval, cara aplikasi serta waktu aplikasinya.
- Proses Pemanenan
Panen kankung ini dilakukan apabila telah berumur kurang lebih 30 hari setelah masa tanam dengan cara mencabut tanaman kankung sampai ke akar atau memotong pada bagian pangkal tanaman kangkung kurang lebih 2 cm diatas permukaan tanah.
- Setelah Masa Panen
Apabila telah melalui masa panen kangkung maka selajutnya ialah menjaga supaya kankung dalam keadaan yang segar, caranya ialah dengan meletakan kangkung yang baru dipanen ini pada tempat yang teduh atau dengan cara merendam bagian akar didalam air serta pengiriman produk kangkung ini harus segera dilaksanakan secepatnya.
Analisa Usaha Budidaya Kangkung
Analisa usaha ini dilakukan pada luas lahan 30 meter persegi, dengan waktu yang digunakan ialah selama 3 bulan dengan masa panennya dilakukan 2 kali dalam sebulannya. Rata – rata produksi pada kangkung ini ialah 250 ikat sekali panen, jadi produksi totalnya dalam 3 bulan ialah 1.500 ikat kangkung.
| Biaya Produksi Kangkung | Nilai (Rp) |
| Sewa lahan, dengan lebar lahan ialah 3 m x 10 m
Bibit kankung yaitu 50 ikat @Rp. 500 Pupuk : *TSP sebanyak 2 kg @Rp. 2.500 *Urea sebanyak 5 kg @Rp. 2.000 Pestisida pembasmi ulat Peralatan cangkul Tenaga kerja *Cangkul lahan 1 OH @Rp. 12.000 *Penanaman bibit 1 OH @ Rp. 12.000 *Masa panen 6 kali @Rp. 15.000 Transportasi |
Rp. 80.000
Rp. 25.000 Â Rp. 5.000 Rp. 10.000 Rp. 20.000 Rp. 25.000 Â Rp. 12.000 Rp. 12.000 Rp. 90.000 Rp. 30.000 |
| Jumlah Biaya Produksi | Rp. 309.000 |
| Pendapatan : 1.500 ikat @Rp. 500 = Rp. 750.000
Keuntungan : Rp. 750.000 – Rp. 309.000 = Rp. 441.000 |
 |
Jadi keuntungan yang bisa diperoleh apabila menjalankan usaha pembudidayaan kangkung ialah Rp. 441.000. Hitungan diatas untuk biaya dan sebagainya bisa berubah sewaktu – waktu sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu sesuaikan biaya dengan harga yang berlaku di daerah Anda.
Nah, apabila Anda ingin membuat usaha budidaya kangkung ini berjalan dengan mudah maka, Anda bisa menggunakan mesin air bubble vegetable washer yang bisa memabntu Anda mencuci kangkung supaya bersih. Mesin ini akan membuat produk kangkung yang Anda pasarkan bersih dari segala macam kotoran seperti pasir serta insektisida. Dengan menggunakan mesin ini tentunya produk yang Anda jual bisa menghasilkan sayur yang segar dan berkualitas selain itu bersih dan aman dikonsumsi. Mesin ini sangat sesuai sekali digunakan untuk usaha supaya buah – buahan atau sayuran bisa bersih dengan cara yang lebih cepat dan mudah. Tak perlu lagi menggunakan cara manual yang hanya bisa menyelesaikan sedikit pekerjaan. Namun dengan mesin ini pekerjaan akan segera terselesaikan dengan hasil sayuran serta buah – buahan yang bersih. Mesin ini ini mampu membersihkan dengan sangat bersih dengan tekanan tinggi gelembung udara di dalam air. Jika, Anda ingin memiliki mesin ini maka di Toko Mesin Maksindo telah menyediakannya dengan kualitas yang bagus serta harga terjangkau. Jadi, tunggu apalagi, segera miliki mesin air bubble vegetable washer sebagai pembersih sayur – mayur serta buah pada usaha Anda. Demikianlah ulasan mengenai peluang usaha budidaya kangkung dan analisa usahanya, semoga informasi diatas bisa bermanfaat untuk para pembaca dan bisa dijadikan salah satu pilihan dalam memulai usaha.
