Cari Mesin Anda
resep-ayam-kecap-manis-pedas-tokomesin

Peluang Usaha Ayam Kecap Bumbu Pedas dan Analisa Usahanya

Daging ayam merupakan bahan baku mentah yang diambil dari hewan unggas yang sering kita temui. Daging ayam sama seperti daging-daging pada umunya yang bisa diolah menjadi aneka makanan. Makanan yang terbuat dari daging ayam juga sangat banyak. Beberapa olahan makanan dari daging ayam diantaranya bisa diolah menjadi soto, sate, ayam pangang, ayam goreng, dan berbagai olahan lainnya. Salah satu olahan makanan yang disukai oleh setiap konumen yaitu olahan ayam panggang atau yang sering dikenal dengan ayam bakar. Ayam panggang merupakan makanan yang proses pembuatannya dilakukan dengan cara yang tidak mudah karena proses pembuatan ayam panggang dilakukan dengan cara dipanggang diatas bara api. Proses pemanggangan yang sering kita ketahui dilakukan dengan cara yang tidak mudah karena proses pemanggangan dilakukan dengan menggunakan arang. Proses pemanggangan yang masih dilakukan dengan menggunakan arang merupakan cara atau proses pemanggangan yang masih sangat kuno tetapi masih tetap digunakan hingga saat ini. Proses pemanggangan dengan menggunakan cara manual akan menghasilkan aroma yang sangat sedap sekali sehingga aroma dari ayam panggang sangat banyak disukai oleh setiap konsumen. Selain olahan ayam bakar olahan makanan yang sering kita ketahui dan juga banyak diukai oleh masyarakat adalah olahan sate yang mnggunakan daging ayam. Sate dari daging ayam mempunyai rasa yang sangat nikmat sekali. Apalagi pada olahan sate ditambahkan dengan bumbu kacang maka rasa dari sate ayam semakin nikmat sekali. Selain olahan ayam panggang dan sate ada salah satu olahan makanan yang disukai oleh banyak masyarakat yaitu olahan bakso ayam. Sering sekali pengusaha olahan bakso yang memilih untuk menjalankan usaha dengan menggunakan daging ayam. Harga dari daging ayam sangat lebih sangat murah jika dibandingkan dengan daging sapi. Harga daging ayam sangat terjangkau sekali bagi semua kalangan pengusaha olahan makanan. Rasa dari daging ayam jua tidak kalah dengan olahan daging sapi yang mempunyai harga lebih mahal. Bagi setiap konsumen yang tidak menyukai dengan olahan daging sapi mereka kebanyakan memilih olahan dari daging ayam. Kandungan dari daging ayam juga sangat banyak sehingga sangat baik untuk anak-anak yang masih mengalami tahapan pertumbuhan dan perkembangan. Bagi Anda yang bisa membuat aneka olahan makanan yang penggolahan menggunakan daging ayam maka tidak ada hal yang salah jika Anda berani menjalankan usaha tersebut. Daging ayam jika diolah lebih mudah karena tekstur dari daging ayam yang tidak terlalu keras memudahkan proses penggolahan makanan. Proses pengirisan bisa semakin mudah dan untuk proses perebusan pada daging ayam agar menjadi lunak juga tidak memperlukan waktu yang lama. Kebanyakan jika untuk daging sapi jika diolah masih mempunyai tekstur yang keras dan terasa sangat alot namun jika untuk tekstur dari daging ayam jika diolah akan terasa lunak. Olahan makanan dari daging ayam yang saat ini bisa dijadikan sebagai peluang usaha adalah menu ayam kecap bumbu pedas. Ayam kecap bumbu pedas mempunyai cita rasa manis dan ada juga rasa pedas sehingga perpaduan dari dua rasa tersebut menjadikan olahan ayam kecap bumbu pedas mempunyai cita rasa enak dan banyak disukai oleh berbagai kalangan masyarakat secara luas. Menu ayam kecap bumbu pedas bisa dijadikan menu makanan pada saat menjalankan usaha warung atau membuka usaha restoran. Dengan menjalankan peluang usaha ayam kecap bumbu pedas setiap satu bulannya akan menghasilkan keuntungan yang menjanjikan. Ayam kecap bumbu pedas adalah makanan yang sudah sangat populer di masyarakat Indonesia. Dalam penggolahan ayam kecap bumbu pedas dari setiap orang mempunyai resep yang tidak sama sehingga bagi Anda yang ingin menjalankannya sebagai peluang usaha bisa membuat ayam kecap bumbu pedas dengan menggunakan resep berikut ini.

Resep Ayam Kecap Bumbu Pedas

resep-ayam-kecap-manis-pedas-tokomesin

Bahan:

  • Penyedap rasa secukupnya
  • Minyak untuk menumis secukupnya
  • Serai 1 batang (memarkan)
  • Daun salam 2 lembar (dicuci bersih)
  • Air jeruk nipis 3 sendok makan
  • Ayam 1 ekor yang sudah bersih
  • Air untuk merebus secukupnya
  • Kecap manis secukupnya
  • Gula pasir secukupnya
  • Garam halus secukupnya

Bahan yang dihaluskan:

  • Saus tomat 2 sendok makan
  • Merica bubuk 1/2 sendok teh
  • Jahe 2 cm (kupas kulitnya)
  • Kunyit 2 cm (kupas kulitnya)
  • Kemiri sangrai 2 butir
  • Cabe rawit hijau 15 buah
  • Cabe merah besar 3 buah
  • Bawang merah 10 butir
  • Bawang putih 5 siung
  • Saus sambal 1 sendok makan

Cara membuat ayam kecap bumbu pedas:

  • Ayam yang sudah bersih dipotong menjadi 12 bagian supaya memiliki ukuran yang tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar.
  • Lumuri dengan air jeruk nipis lalu diamkan selama 10 menit.
  • Rebus ayam dalam air yang mendidih sampai matang dan empuk, tiriskan.
  • Tumis bumbu yang dihaluskan dengan sedikit minyak sampai harum.
  • Masukkan daun salam, serai dan lengkuas, aduk sampai layu.
  • Masukkan 250 ml air kedalam bumbu yang ditumis, diamkan sampai mendidih.
  • Masukkan ayam yang sudah direbus kedalam bumbu.
  • Tambahkan kecap manis, gula, garam dan penyedap rasa secukupnya, aduk hingga merata, diamkan sampai kuah menyusut dan bumbu meresap sampai matang.
  • Ayam kecap siap dihidangkan.

Setelah Anda mengetahui tentang proses pembuatan ayam kecap bumbu pedas yang bisa dibuat dengan menggunakan resep di atas tentunya Anda ingin menjadikannya sebagai peluang usaha yang sangat menjanjikan untuk dijalani. Peluang menjalankan usaha makanan memang sangat menguntungkan untuk dijalani. Apalagi dengan menyajikan menu ayam kecap bumbu pedas yang menggunakan bahan baku dengan harga terjangkau serta mudah didapatkan di pasar tradisional. Dengan melihat peluang yang mudah dijalankan pastinya usaha makanan yang dijalankan sebagai usaha akan dapat berjalan dengan lancar.

Analisa Usaha Ayam Kecap Bumbu Pedas

Asumsi

  • Masa penggunaan etalase selama waktu 4.5 tahun.
  • Masa penggunaan kompor serta tabung gas selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan wajan selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan wadah selama waktu 2 tahun.
  • Masa penggunaan piring selama waktu 2.5 tahun.
  • Masa penggunaan sendok selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan garpu selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan pisau selama waktu 5 tahun.
  • Masa penggunaan meja dan kursi selama waktu 4.5 tahun.
  • Masa penggunaan peralatan tambahan selama waktu 1.5 tahun.

Investasi

Peralatan Harga  
Etalase Rp.          1,300,000
Kompor dan gas Rp.              250,000
Wajan Rp.              100,000
Wadah Rp.                70,000
Piring Rp.              110,000
Sendok Rp.                60,000
Garpu Rp.                50,000
Pisau Rp.                50,000
Meja dan Kursi Rp.              750,000
Peralatan tambahan Rp.                50,000
Jumlah Investasi Rp.          2,790,000

 

Biaya Operasional per Bulan
Biaya Tetap Nilai
Penyusutan etalase 1/63 x Rp. 1.300.000 Rp.               21,000
Penyusutan kompor 1/52 x Rp. 250.000 Rp.                  5,000
Penyusutan wajan 1/45 x Rp. 100.000 Rp.                  2,000
Penyusutan wadah 1/47 x Rp. 70.000 Rp.                  1,500
Penyusutan piring 1/47 x Rp. 110.000 Rp.                  2,500
Penyusutan sendok 1/50 x Rp. 60.000 Rp.                  1,000
Penyusutan garpu 1/50 x Rp. 50.000 Rp.                  1,000
Penyusutan pisau 1/50 x Rp. 50.000 Rp.                  1,000
Penyusutan meja dan kursi 1/61 x Rp. 750.000 Rp.                12,000
Penyusutan alat tambahan 1/36 x Rp.50.000 Rp.                  1,500
Total Biaya Tetap Rp.                48,500
Biaya Variabel
Penyedap rasa Rp.        5,000 x     30 = Rp.      150,000
Minyak goreng Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Serai Rp.        5,000 x     30 = Rp.      150,000
Daun salam Rp.        4,000 x     30 = Rp.      120,000
Jeruk nipis Rp.        5,000 x     30 = Rp.        150,000
Ayam Rp.      40,000 x     30 = Rp.     1,200,000
Kecap manis Rp.        8,000 x     30 = Rp.      240,000
Gula pasir Rp.        7,000 x     30 = Rp.      210,000
Garam Rp.        1,000 x     30 = Rp.          30,000
Saus tomat Rp.        5,000 x     30 = Rp.      150,000
Merica bubuk Rp.        5,000 x     30 = Rp.      150,000
Jahe Rp.        5,000 x     30 = Rp.      150,000
Kunyit Rp.        5,000 x     30 = Rp.      150,000
Kemiri Rp.        5,000 x     30 = Rp.      150,000
Cabe rawit Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Cabe merah Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Bawang merah Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Bawang putih Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Saus sambal Rp.        8,000 x     30 = Rp.      240,000
Total Biaya Variabel Rp.     4,740,000

 

Total Biaya Operasional
Biaya tetap + biaya variabel = Rp.    4,788,500

 

Pendapatan per Bulan
Penjualan rata – rata =
    20        Porsi x      Rp.        10,000 = Rp.      200,000
   Rp.     200,000 x      30           hr = Rp.     6,000,000

 

Keuntungan per Bulan
Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
Rp.    6,000,000 –    4,788,500 = Rp.    1,211,500

 

Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp.    2,790,000 :    1,211,500 =    2 bln

 

Jadi, keuntungan dengan menjalankan usaha makanan yang menyajikan menu ayam kecap bumbu pedas setiap satu bulannya akan mendapatkan keuntungan yang menjanjikan. Keuntungan yang bisa diperoleh sebesar Rp. 1.211.500 dengan kebutuhan modal investasi usaha yang digunakan bisa didapatkan kembali jika usaha yang dijalan berjalan selama 2 bulan. Untuk menggembalikan modal yang digunakan dalam menjalankan usaha memang tidak membutuhkan waktu yang lama sehingga usaha ayam kecap bumbu pedas sangat menguntungkan. Jika kita melihat hitungan peluang bisnis ayam kecap bumbu pedas yang disediakan memang memudahkan kita dalam menjalankan usaha namun bagi Anda yang ingin menjalankan usaha perlu tahu jika hitungan peluang yang disediakan tersebut bisa saja berubah dan berganti jika harga bahan baku yang digunakan dalam usaha setiap harinya berubah dan tidak sesuai dengan hitungan peluang. Apabila harga bahan baku setiap satuan berubah maka untuk tiap satu porsi ayam kecap bumbu pedas juga mengalami perubahan. Sehingga hitungan peluang usaha yang disediakan hanya bersifat sementara.

bain-marie-counter-pemajang-makanan-tokomesinDemikian tadi adalah peluang usaha ayam kecap bumbu pedas yang bisa Anda lakukan. Setiap menjalankan usaha makanan tentunya membutuhkan lemari kaca untuk digunakan sebagai tempat memajang makanan yang disediakan. Penggunaan lemari kaca dalam menjalankan usaha makanan memang sangat membantu sekali karena setiap konsumen bisa dengan mudah dalam memilih olahan makanan yang akan dinikmati. Penggunaan lemari kaca hanya digunakan dalam memajang makanan saja sehingga jika konsumen ingin mendapatkan olahan yang masih hangat pengusaha makanan harus menghangatkannya dahulu sehingga tidak praktis jika digunakan untuk usaha. Untuk mengatasi solusi seperti ini para pengusaha makanan lebih memilih untuk menggunakan mesin usaha yang dikenal dengan mesin bain marie. Mesin bain marie merupakan mesin pemajang makanan sekaligus bisa digunakan untuk menghangatkan makanan. Sehingga dengan adanya mesin bain marie usaha makanan lebih berkualitas dan konsumen juga semakin puas dengan makanan yang dinikmatinya. Jika Anda menjalankan usaha makanan dan membutuhka mesin bain marie untuk melancarkan usaha Anda sebaiknya menggunakan mesin yang disediakan oleh Toko Mesin Maksindo.

Tinggalkan Balasan
Kontak Kami

📲 [Kantor Pusat] Cakung : 081318887231 | 08123386165 | 081233144166 | 081233144177 | 081222218616 | 081311155633 | 085319342111 |
081310495079 | 081318229800

📲 Pulogadung : 081219000714 | 081219000713 | 081350455538

📲 Jagakarsa : 081293981113 | 081350455539

📲 Bekasi : 081218612009 | 081242422289 | 081218612008

📲 Bandung : 082214002302
081313091383 | 082214002303

📲 Bogor : 081294928652 | 081294928653 | 081385715719

Cabang Jawa Timur & Jawa Tengah

📲 Malang : 081216665445 | 081216665454
081333394799

📲 Surabaya : 081357999261 | 082140003355 | 081282993727

📲 Blitar : 081334300036 | 081334300038 | 081331709910

📲 Yogyakarta : 081326870111 | 085200667148 |
081282993447

📲 Semarang :  081224422653 | 082123477709 |  081224422563

📲 Solo : 081229992320 | 08122876358

Cabang Luar Pulau Jawa

📲 Palembang : 081367407078 | 081367407079 | 081281268272

📲 Medan : 081314025406 | 081314025405 | 081384196933 | 082167734018

📲 Pekanbaru : 082321950002 | 082111443284 | 081311177522

📲 Makassar (Perintis) : 082292249005 | 081354485755 | 082260000883 | 081356680616 | 081219430954

📲 Banjarmasin : 081253323982 | 082124473388

📲 Denpasar : 082236620334 | 082236620335 | 082144025417