Bahan makanan yang dibuat dari bahan mie menjadi makanan pokok untuk masyarakat Indonesia. Bisnis makanan ini tidak pernah sepi oleh pelanggan, dan juga penggemar dari makanan mie sangat banyak mulai dari kalangan anak – anak hingga orang dewasa. Jika Anda ingin membuat usaha sendiri dalam bidang kuliner, namun memiliki modal yang relatif kecil maka menjadi seorang pengusaha mie ayam gerobak bisa menjadi salah satu solusi tepat. Usaha mie ayam ini adalah salah satu bisnis yang mampu menghasilkan pemasukan yang cukup besar. Modal yang dibutuhkan cukup kecil dan tidak membutuhkan keahlian khusus dalam menjalankannya dan setiap orang pun bisa menjalankannya dengan mudah. Bahan baku pembuatan mie ayam ini mudah didapatkan dan harganya terjangkau. Hal ini membuat proses produksi bisa dijalankan dengan mudah dan kesulitan cukup kecil. Harga jual dari mie ayam ini cukup terjangkau sehingga semua kalangan bisa membelinya tanpa menghabiskan banyak biaya.
Berikut ini adalah contoh analisa keuntungan dari usaha mie ayam. Harga atau biaya yang ada mungkin berbeda pada setiap wilayah sehingga Anda dapat menyesuaikannya terlebih dahulu.
Biaya Investasi
| Pembelian Gerobak & Etalase
Pembelian Meja & Kursi Pembelian Peralatan Masak Pembelian Peralatan Makan Perlengkapan lainnya |
Rp. 2.750.000
Rp. 800.000 Rp. 1.750.000 Rp. 1.200.000 Rp. 400.000 |
| Total Investasi | Rp. 6.900.000 |
Biaya Operasional Untuk Satu Bulan
| Biaya Tetap
Penyusutan gerobak & etalse (1/60 x Rp. 2.750.000) Penyusutan kursi & meja (1/60 x Rp. 800.000 ) Penyusutan peralatan masak (1/36 x Rp. 1.750.000) Penyusutan peralatan makan (1/24 x Rp. 1.200.000) Penyusutan perlengkapan lainnya (1/12 x Rp. 400.000) Biaya sewa |
Â
Rp. 45.833 Rp. 13.333 Rp. 48.611 Rp. 50.000 Rp. 33.333 Rp. 550.000 |
| Total Biaya Tetap | Rp. 741.110 |
| Biaya Variabel
Mie (5 kg x Rp. 11.000/kg x 30 hari) Ayam (1 ekor x Rp. 50.000/ekor x 30 hari) Sawi & bumbu (Rp. 15.000/hari x 30 hari) Kecap (Rp. 15.000/3 hari x 10 hari) Gas (Rp. 17.000/3 hari x 10 hari) Listrik, keamanan dan kebersihan |
Â
Rp. 1.650.000 Rp. 1.500.000 Rp. 450.000 Rp. 150.000 Rp. 170.000 Rp. 150.000 |
| Total Biaya Variabel | Rp. 4.070.000 |
| Total Biaya Operasional | Rp. 4.811.110 |
Pendapatan Per Bulan
Penjualan Mie Ayam = (45 mangkuk x Rp. 6.000/mangkuk x 30 hari) = Rp. 8.100.000
Keuntungan Per Bulan
Keuntungan = Total Penjualan – Total Biaya Perasional = Rp. 8.100.000 x Rp. 4.811.110 = Rp. 3.288.890
Dalam proses pembuatan mie ayam, merebus mie memang selalu dilakukan terlebih dahulu. Untuk merebus mie sebagai bahan mie ayam sebaiknya gunakanlah mesin pemasak mie. Mesin pemasak mie ini akan mempermudah proses pemasakan karena terdiri dari beberapa lubang pemasak sehingga membuat mie ayam bisa dikerajakan sekaligus dalam satu kali proses memasak. Proses memasak mie menggunakan mesin ini lebih praktis dan higienis. Mesin ini memiliki tanki yang digunakan untuk merebus kuah secara terpisah. Selain itu mesin pemasak mie ini juga dilengkapi dengan kran air yang memudahkan proses penambahan dan penggantian air untuk proses perebusan mie. Mesin ini bisa didapatkan dengan mudah di Toko Mesin Maksindo, dengan harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan memiliki kualitas yang baik. Anda bisa mengunjungi showroomnya secara langsung yang ada dibeberapa kota di Indonesia. Mesin ini akan membantu proses produksi mie ayam menjadi lebih mudah dan cepat.
Demikian telah kita bahas tentang peluang usaha mie ayam dan analisa usahanya, semoga informasi tersebut bisa bermanfaat dalam menjalankan usaha mie ayam. Selain itu Anda bisa menemukan mesin perebusan mie yang berkualitas dan bisa membuat mie ayam menjadi lebih cepat.
