Roti perancis sangat terkenal di Indonesia apalagi di negara kita, di negara lain pun juga telah terkenal. Salah satunya roti perancis yang lagi bumingnya yaitu roti baguette. Roti Baguette adalah roti tradisional Perancis. Baguette memang terkenal akan keunikan ukurannya, yaitu bisa mencapai 65 cm – 1 meter. Wah, mantap sekali untuk disantap dalam jangka waktu panjang, apalagi diameternya sekitar 5-6 cm. Cocok sekali dijadikan cemilan. Bila ditelaah sangat memiliki perbedaan dengan negara Indonesia, orang Perancis mengawali hari dengan sarapan roti panjang yang diberi nama roti baguette. Ya, negara yang selalu terdepan soal fashion ini merupakan salah satu negara dengan penghasil roti terbaik di dunia. Salah satunya roti baguette yang kerap disantap untuk sarapan. Anda perlu tahu bahwa roti perancis sangat memiliki manfaat yang baik untuk tubuh, selain itu roti perancis juga bisa dikombinasikan dengan berbagai menu lain untuk mendapatkan kandungan gizi yang lebih seimbang. Di negaranya sendiri roti perancis biasa dikonsumsi untuk sarapan pagi. Roti tersebut memiliki khasiat dan serat yang baik untuk tubuh.
Sejarah Roti Perancis
Roti perancis atau yang dikenal baguette pertama kali dilahirkan pada tahun 1920. Sebelumnya istilah ini digunakan untuk merujuk kepada “tongkat”, makanya roti ini juga berbentuk seperti tongkat. Saat ini, simbol baguette dipakai sebagai icon kebudayaan negara Perancis berdampingan dengan Menara Eiffel, roti Croissant, dan lain-lain. Roti perancis dahulu sengaja diciptakan sedemikian rupa agar prajurit napoleon tidak kerepotan membawa bekal yang terlalu banyak di medan perang. Bentuknya yang panjang memudahkan mereka untuk menaruhnya di saku celana mereka. Konon, ide tersebut diilhami oleh sang napoleon sendiri sebelum bergegas menginvasi negara Rusia. Memang terlihat bagian luarnya sangat keras tapi bagian dalamnya sangat lembut. Cita rasanya mirip seperti roti tawar sehingga kerap dipadukan dengan selai kacang, madu ataupun Nutella.
Dari sejarahnya terdapat sebuah perdebatan mengenai Baguette yang menjadi simbol budaya negeri Perancis, ini memang berasal dari negara yang terkenal akan Menara Eiffel tersebut atau bukan. Hal ini telah sedikit terbantahkan dengan adanya sebuah bukti bahwa orang-orang Perancis ternyata sudah mulai mengonsumsi Baguette sejak dari zaman pemerintahan Louis XIV, dimana telah menandakan bahwa roti Baguette telah ada sejak pada tahun 1800-an. Kepemerintahan negara Perancis telah memutuskan sejak tanggal 13 September 1993, roti Baguette mendapat hak paten dan menjadikan Baguette sebagai roti khas Perancis. Pemberian hak paten dari pemerintah Perancis ini tidak main – main loh. Karena keputusan pemerintah itu juga ikut mengatur pengolahan dari roti perancis itu sendiri
Dari sekian banyak kisah unik mengenai roti perancis, yang paling menarik adalah ketika diadakannya Kualifikasi Euro 2016 pada beberapa waktu yang lalu. Saat itu pihak Austria akhirnya memastikan diri untuk lolos menuju Perancis, dan untuk merayakan serta menunjukan tanda kepuasannya, pelatih Timnas Austria, Marcel Koller pun mengenakan sebuah topi yang khas negara Perancis sambil melahap roti Perancis saat sedang melakukan konferensi pers. Karena spesialnya pemerintah Perancis menetapkan aturan bahwa roti ini harus terbuat dari bahan gandum dan rye seperti tertuang dalam Decret Pain 1993. Apa itu Decret Pain atau dekrit pain?. Perlu Anda ketahui Decret Pain merupakan pengolahan roti Perancis yang dikeluarkan oleh pemerintah Prancis pada tanggal 13 September 1993, tepatnya pada 22 tahun yang lalu. Terus apa isi peraturan tersebut?. Isi aturan tersebut menyebutkan bahwa para perajin roti Perancis harus mematuhi semua standar pembuatan roti Baguette, yang paling utama adalah roti Perancis hanya boleh terbuat dari 4 bahan. Antara lain, tepung gandum, air, garam, dan ragi
Banyak langkah yang bisa dilakukan untuk cara membuat roti Perancis. Anda tidak usah bingung atau risau karena artikel kali ini akan membahas resep membuat roti perancis yang enak dengan bahan tambahn yang mudah dicari. Simak dengan baik-baik agar hasilnya memuaskan dan sempurna. Keep on going !!!
1. Resep Membuat Roti Perancis

Bahan-bahan :
- 6 cangkir tepung roti
- 1 sdm garam kosher
- 2 sdt ragi
- 2 gelas air hangat
Cara Membuat :
- Aktifkan ragi dahulu. Campurkan 1/4 gelas tepung dan 1/2 gelas air hangat untuk membuat adonan seperti bubur, kemudian tambahkan ragi dan tunggu hingga bereaksi seperti berbusa agar siap diolah.
- Masukkan sisa tepung dan garam ke dalam mangkuk. Kocok dengan garpu mixer atau sendok. Masukan ragi yang telah Anda aktifkan tadi kedalam adonan.
- Aduk adonan sambil tambahkan air. Nyalakan mixer pada kecepatan paling rendah atau gunakan sendok kayu untuk mencampur adonan. Tambahkan air beberapa sendok makan, aduklah hingga rata sampai terlepas dari dinding mangkok.
- Bila adonan sudah benar-benar berbaur dengan sempurna, sekarang biarkan adonan mengisap air dalam beberapa menit.
- Tambahkah air atau tepung perlahan hingga mangkoknya bersih. Ketika adonan dicubit seharusnya hanya sedikit lengket. JIka terasa terlalu basah, tambahkan sedikit tepung sedikit demi sedikit dan aduk rata lagi.
- Nyalakan mixer dengan kecepatan menengah atau Anda menggulati adonan sekitar 10 hingga 15 menit dengan tangan untuk meratakan seluruh bahan dan mengembangkan gluten dalam tepung. Permukaan taataan bisa ditaburi tepung dan tangan kita untuk menggulatinya, kemudian keluarkan adonan dari mangkuk dan gulati atau uleni.
- Biarkan adonan tersebut sampai adonannya mengembang. Masukkan adonan ke dalam mangkuk yang 3 kali lebih besar dari jumlah tepung yang digunakan. Mangkuk harus diolesi minyak goreng atau margarin, tempatkan adonan dalam mangkuk dan tutup dengan plastik atau handuk yang bersih. Agar adonan mengembang dengan sempurna letakkan pada area yang hangat.
- Kemudian kempiskan adonan hingga volume adonan mengembang tiga kali lipat, Anda tusuk adonannya dengan jari untuk mengempiskannya.
- Biarkan adonan mengembang lagi. Tempatkan lagi di mangkuk yang diminyaki dan tutup dengan plastik. Letakkan lagi pada area yang hangat agar mengembang, bila sudah mengembang dua kali lipat, kempiskan lagi seperti pertama tadi..
- Biarkan adonan mengembang untuk yang ketiga kalinya sampai menimbulkan gelembung-gelembung lebih kecil dalam adonan tersebut. Bila Anda menginginkan prosesnya agar cepat atau menyukai roti Perancis lebih kasar dengan gelembung lebih besar, Anda dapat melewatkan satu atau dua proses pengembangan.
- Selanjutnya anda bentuk roti Perancisnya. Potong adonan menjadi dua atau tiga dan kerjakan satu demi satu. Taburi dengan tepung permukaan tatakan dan tangan kembali. Lalu giling adonan menjadi satu persegi panjang, pada sisi yang panjang, giling adonan menjadi bentuk baguette dan cubit pinggirannya setelah selesai.
- Masukkan adonan yang sudah dibentuk tadi ke dalam loyang atau plat. Jika kita menggunakan kertas roti, lumasi sedikit minyak dan taburkan tepung jagung. Anda bisa meletakkan dua atau tiga roti dalam loyang yang sama.
- Sekarang kita biarkan adonannya mengembang lagi untuk yang terakhir. Tutup roti dengan posisi masih di atas loyang dengan handuk yang bersih kembali dan biarkan mengembang hingga kira-kira 45 menit hingga satu jam.
- Lanjut kita masuk ke proses pemanggangan. Masukkanlah roti Perancis setengah jadi tersebut ke dalam oven menggunakan temperature suhu 232 derajat Celsius.
- Iris adonan pada waktu pemanggangan. Buka tutup oven dan iris tiap roti dengan pisau yang sangat tajam. Buat irisan atau sayatannya diagonal dengan dalam sekitar 1 cm dan berjarak sekitar 2,5 cm satu sama lain.
- Letakkan air dengan wadah yang tahan panas untuk membuat panggangan tersebut lembab didalam oven bersama rotinya, atau bisa juga dengan menyemprotkan.
- Setelah 10 menit, turunkan suhu menjadi 180 derajat Celsius. Semprotkan lagi dengan air untuk melembapkan roti didalam oven.
- Untuk tahap yang terakhir yaitu Anda panggang roti selama 20 menit lagi, keluarkan roti dari oven ketika suhu temperature di dalam oven 90 derajat Celsius.Bila suhu temperature dingin maka rasa roti akan seperti rasa adonan dan dengan suhu lebih panas, rotinya akan kering. Ukurlah suhu dengan termometer.
- Finally, keluarkan roti dari oven atau pemanggangan lalu dinginkan sebentar. Dan roti Baguette siap dihidangkan
2. Resep Membuat Roti Perancis Whole Grain

Bahan-bahan :
- 165 gr tepung protein tinggi
- Sponge
- 165 ml air
- 1 sachet ragi instant 11 gr
- 5 gr malt sirup
- Dough:
- 125 tepung protein tinggi
- 210 gr tepung gandum (whole grain)
- 150 ml air
- 8 gr garam
Cara Membuat :
- Campurkan bahan sponge dalam mixer spiral. Mixer hanya sampai tercampur rata, tekstur agak benyek.
- Masukkan adonan ke dalam kulkas biarkan semalaman.
- Keluarkan adonan dari dalam kulkas, tambahkan bahan dough. Mixer dengan mixer spiral sampai kalis kira-kira 8-10 menit dengan kecepatan sedang.
- Istirahatkan lagi selama 30 menit.
- Adonan tadi bisa Anda bagi menjadi 3 bagian sama. Bentuk roti dalam bentuk bulat panjang. Taburi dengan tepung maizena.
- Proofing: istirahatkan adonan selama 30-45 menit sampai ngembang 2 kali lipat. Olesi dengan air, sayat melintang dengan pisau tajam.
- Baking: bakar dalam oven 200°C kira-kira selama 30-45 menit dengan diberi steam (beri air mendidih di dalam oven) selama 10 menit pertama.
- Dinginkan dan sajikan.

Dengan cara membuat roi Perancis menggunkaan mesin mixer spiral dari maksindo yang tersedia dalam beberapa type untuk menguntungkan Anda agar adonan akan lebih kental karena memiliki kapasitas besar, dimana spiraknya sangat beater dan bowl berputar secara bersamaan sehingga dapat menghasilkan adonan yang merata dan lembut. Mixer telah digunakan ribuan pengusaha bakery untuk mengolah adonan agar semakin kental dengan kapasitas besar. Untuk Anda yang ingin usaha roti atau bakery, jangan ragu menggunakan mesin mixer spiral dari Maksindo ini. Agar hasil adonan menjadi kental dan baik sebaiknya memakai air dingin. Anda tertari bukan, silahkan KLIK DISINI.
3. Resep Membuat Roti Perancis Renyah

Bahan-bahan :
- 560 gr tepung terigu
- 125 ml air hangat
- 3-4 buah es batu
- 2 sendok makan mad
- 2 sendok teh garam
- 1 ½ sendok teh ragi
- Mentega cair untuk mengolesi mangkok
- Tepung maizena untuk menaburi loyang
Cara Membuat :
- Campur madu, gandum dan air hangat. Selanjutnya Anda aduk hingga rata lalu diamkan selama 5 menit sampai raginya aktif dan telah mengembang.
- Campur tepung terigu bersama garam dalam sebuah mangkok besar dan tambahkan campuran ragi sedikit demi sedikit, aduk adonan sampai membentuk bola sambil sedikit demi sedikit tambahkan air, kalau adonan terlalu lengket maka tambahkan tepung terigu.
- Keluarkan adonan dari mangkok tersebut dan taruh di atas permukaan yang sudah ditaburi tepung, aduk terus adonan hingga adonan lembut dan kalis, kurang lebih selama 6 menit.
- Coba tekan adonan dengan menggunakan ibu jari, kalau memantul maka adonan anda sudah memenuhi syarat.
- Adonan bentuklah menjadi seperti bola lalu masukkan di dalam mangkok yang sudah dilumuri minyak zaitun, tutupi dengan lap kemudian biarkan dalam suhu kamar selama 30 menit.
- Tinju adonannya lalu bagi jadi 2 dan bentu menjadi 2 buah French baguette dengan membuat persegi panjang dari masing-masing adonan lalu lipat bagian atas dan bawah ke tengah meyerupai lipatan amplop dan rapatkan dengan jemari anda. Lakukan berulang sampai panjangnya mencapai 30 cm dan lebar 5 cm. setelah itu, taruh pada loyang yang sudah ditaburi tepung maizena, kerat-kerat roti secara melintang kemudian tutupi kembali dengan kain lap selama 25 menit sampai mengembang 2 kali lipat.
- Panaskan oven dengan suhu 230 derajat celcius , tempatkan tiap loyang di rak pertama dan kedua kemudian letakkan lagi pinggan tahan panas di bagian paling bawah.
- Setelah roti mengembang untuk yang kedua kalinya, angkat lapnya segera kemudian masukkan loyang kedalam oven, isi mangkok paling bawah dengan 4 buah es batu kemudian segera tutup ovennya. Hal ini bertujuan supaya roti memiliki tekstur yang renyah.
- Panggang sampai rotinya berwarna cokelat keemasan selama ± 15 menit.
- Angkat dan sajikan French baguette ini.
Demikianlah cara mmebuat roti Perancis yang baik. Anda harus mencoba untuk membuat roti perancis ala anda sendiri, bila hasilnya juga enak dan tidak kalah dengan rasa roti Perancis yang dijual di restaurant ternama. Bisa Anda jadikan sebagai peluang bisnis Anda nanti. Anda bisa menambah pendapatan keluarga Anda. Terima kasih telah menyempatkan membaca artikel roti perancis yang berbentuk unik ini.
