Bisnis UKM adalah bisnis yang pertumbuhannya paling cepat, namun selain itu tingkat tutupnya juga tinggi. Karena itu untuk bisa survive dan bertahan, UKM tidak boleh stagnan, UKMÂ juga harus naik kelas ke level. persaingan yang lebih tinggi dan pasar yang lebih besar.. Salah satu bisnis yang paling cepat tumbuh dan bermunculan adalah bisnis level UKM atau UMKM. Setiap tahunnya bisa jutaan UMKM di berbagai daerah Indonesia yang bermunculan. Namun meskipun tingkat kemunculannya tinggi, realitanya para UKM ini juga jadi bisnis yang paling cepat tutup. Tercatat 46 % UKM baru tutup pada tahun kedua berjalannya, bahkan 50 % dari jumlah tersebut tidak sampai setahun berjalan usianya sudah gulung tikar. Apa sebabnya ?

Salah satu penyebab utamanya sudah tentu adalah UKM tersebut tidak memiliki biaya yang cukup untuk menjaga bisnisnya tetap hidup. Ada UKM yang produknya booming pada 1-3 bulan pertama ketika bisnisnya buka, tapi setelah memasuki bulan-bulan berikutnya penjualannya turun secara signifikan. Ketika kondisi ini terus berlangsung UKM akan mengalami titik di mana pemasukan tidak lagi cukup untuk membiayai operasional bisnis dan pada akhirnya akan tutup.
Banyak anggapan bahwa memulai bisnis pada skala UKM itu mudah, karena hanya membutuhkan modal yang relative minim. Namun patut diketahui juga UKM merupakan bisnis yang paling riskan dan rawan untuk gulung tikar. Bahkan meskipun tidak dalam kondisi pandemic seperti sekarang ini, UKM termasuk bisnis yang rawan tergerus persaingan oleh competitor yang lebih baik. Maka untuk bisa bertahan dan survive dalam waktu yang lama, UKM harus bisa berkembang, baik dalam hal kualitas produk, pelayanan, hingga jangkauan pasar yang lebih besar. UKM yang naik kelas dapat diartikan dimana usahanya bisa semakin berkembang yang tentu diiringi dengan produktivitas, daya saing meningkat. sehingga berpotensi mencapai level yang lebih tinggi, baik itu dari pasarnya, branding, kualitas produk, dan lain-lain. Dari usaha mikro tumbuh menjadi usaha kecil, kemudian meningkat menjadi usaha menengah dan hingga akhirnya bisa menjadi perusahaan besar.
Informasi Selengkapnya silahkan klik disini :Â
