Peluang usaha dari dawet ireng pun cukup menguntungkan jika dibandingkan dengan jenis dawet lainnya. Nah, pertama – tama kita bahas terlebih dahulu mengenai dawet ireng ini. Sekilas, apabila dilihat dawet ireng ini hampir menyerupai es ketan hitam, namun sebenarnya memang berbeda hanya warna dari kedua minuman menyegarkan ini saja yang sama – sama berwarna hitam. Dawet ireng ini diolah dengan menggunakan bahan – bahan dawet namun untuk ketan hitam diolah dari bahan ketan hitam itu sendiri. Dawet hitam ini ialah merupakan es cendol yang berasal dari Purworejo, Jawa Tengah. Kata ireng dalam bahasa jawa ialah hitam sehingga minuman dawet ireng ini memang berwarna hitam, warna hitam es dawet ini begitu menggugah selera, sebab penyajian dari es dawet ini biasanya diberi tambahan santan dan es serut sehingga membuat warna dari daet ireng ini begitu kontras serta menarik. Butiran pada daert ireng ini mempunyai warna hitam karena dibuat dari bahan tambahan berupa abu jerami yang telah dibakar yang kemudian dicampur air serta membuatnya menjadi berwarna hitam. Air itulah yang kemudian digunakan sebagai pewarna untuk dawet. Es dawet ireng ini juga memiliki suatu keunikan, yaitu penyajian untuk butiran dawetnya lebih banyak jika dibandingkan dengan kuah santan serta air gulanya. Hal ini tentunya sangat berbeda dengan jenis es lainnya yang memiliki kuah lebih banyak.
Nah, tertarik menjalankan usaha es dawet ireng yang begitu menyegarkan dahaga ini? Es dawet ireng bisa disajikan disegala suasana, namun paling nikmat jika es dawet ireng ini disajikan pada saat cuaca sedang terik atau untuk menu buka puasa. Tentu sangat menyegarkan dan mengenyangkan. Es dawet ireng ini pasarnya sangat banyak sebab banyak yang menyukai minuman segar ini mulai dari anak – anak sampai dengan usia dewasa. Jadi, jika menjual es dawet ireng ini tentu akan mudah karena banyak yang menyukainya. Bila, Anda ingin mencoba usaha es dawet ireng ini namun belum tahu bagaimana cara membuatnya, maka dibawah ini kami sajikan resep es dawet ireng yang bisa dicoba praktik di rumah.
Resep Dawet Ireng
Bahan Dawet :
- 60 gram tepung beras
- 50 gram tepung sagu
- 1 sendok teh garam
- 600 ml air
- 1 ½ sendok makan abu merang atau sekitar 3 gram
- 50 ml air lalu larutkan abu merang menggunakan air ini kemudian saring
- 1/8 sendok teh pewarna hitam
Bahan Sirup :
- 2 lembar daun pandan
- 250 gram gula merah disisir
- 250 ml air
- ¼ sendok teh garam
- 3 buah nangka dipotong – potong
Bahan Kuah Santan :
- 2 lembar daun pandan
- 500 ml santan dibuat dari ½ butir kelapa
Pelengkap :
- Nangka
Cara Membuat Dawet Ireng yang Nikmat :
- Membuat cendol : larutkan tepung beras, tepung sagu, air, air abu merang serta garam. Masak bahan sambil diaduk – aduk sampai meletup – letup dan menjadi adonan kental.
- Tuangkan pada cetakan cendol.
- Tekan diatas baskom yang telah diisi dengan air es, lalu saring dawet kemudian sisihkan.
- Membuat sirup : didihkan air, garam, gula merah, daun pandan diatas api kecil sampai mengental, beri tambahan nangka, aduk sampai rata lalu angkat.
- Membuat kuah santan : Rebus bahan kuah santan sampai menjadi mendidih dan matang.
- Penyajian : masukan dawet ireng pada gelas atau mangkuk, kemudian beri tambahan sirup es batu dan kemudian diguyur menggunakan kuah santan dan sedikit nangka untuk pelengkap. Sajikan.
Cara membuat dawet ireng ini begitu mudah dan simple, coba buat di rumah dan siapa tahu berhasil dan kembangkan sebagai usaha yang memiliki prospek menguntungkan. Untuk yang tertarik menjalankan usaha es dawet ireng ini maka berikut ini ada analisa usaha mengenai es dawet ireng :
Analisa Usaha Dawet Ireng
| Asumsi |
| Masa penggunaan gerobak dalam jangka waktu 3 tahun
Masa penggunaan kompor dalam jangka waktu 3 tahun Masa penggunaan panci dalam jangka waktu 3 tahun Masa penggunaan wadah besar dalam jangka waktu 3 tahun Masa penggunaan ember dalam jangka waktu 3 tahun Masa penggunaan toples dalam jangka waktu 3 tahun Masa penggunaan gelas dan sendok dalam jangka waktu 3 tahun Masa penggunaan meja serta kursi dalam jangka waktu 3 tahun Masa penggunaan untuk spanduk dalam jangka waktu 3 tahun |
Biaya Investasi
| Investasi
Gerobak Kompor Panci Wadah besar Ember Toples Gelas dan sendok Meja serta kursi Spanduk |
Nilai (Rp)
Rp. 2.000.000 Rp. 260.000 Rp. 60.000 Rp. 120.000 Rp. 40.000 Rp. 120.000 Rp. 100.000 Rp. 300.000 Rp. 40.000 |
|
| Total Biaya Investasi | Rp. 3.140.000 | |
| Biaya Operasional / Bulan
Biaya Tetap : Penyusutan gerobak 1/36 x Rp. 2.000.000 Penyusutan kompor 1/36 x Rp. 260.000 Penyusutan panci 1/36 x Rp. 60.000 Penyusutan wadah besar 1/36 x Rp. 120.000 Penyusutan ember 1/36 x Rp. 40.000 Penyusutan toples 1/36 x Rp. 120.000 Penyusutan gelas dan sendok 1/36 x Rp. 100.000 Penyusutan meja serta kursi 1/36 x Rp. 300.000 Penyusutan spanduk 1/36 x Rp. 40.000 Listrik serta kebersihan Sewa tempat |
Rp. 55.600 Rp. 7.300 Rp. 1.700 Rp. 3.400 Rp. 1.200 Rp. 3.400 Rp. 2.800 Rp. 8.400 Rp. 1.200 Rp. 80.000 Rp. 300.000 |
|
| Total Biaya Operasional / Bulan | Rp. 465.000 | |
| Biaya Variabel
Tepung sagu ( Rp. 20.000 x 30 hari ) Tepung beras ( Rp. 10.000 x 30 hari ) Abu merang dan pewarna hitam ( Rp. 4.000 x 30 hari ) Santan (Rp. 10.000 x 30 hari ) Daun pandan ( Rp. 1.500 x 30 hari ) Gula merah ( Rp. 5.000 x 30 hari ) Nangka (Rp. 6.000 x 30 hari ) Es batu (Rp. 4.000 x 30 hari ) Bahan bakar ( Rp. 17.000 / 4 x 30 hari ) |
Rp. 600.000 Rp. 300.000 Rp. 120.000 Rp. 300.000 Rp. 45.000 Rp. 150.000 Rp. 180.000 Rp. 120.000 Rp. 127.500 |
|
| Total Biaya Variabel | Rp. 1.942.500 | |
| Total Biaya Operasional | Rp. 2.407.500 | |
| Pendapatan / Bulan
Penjualan Dawet Ireng : 28 gelas x Rp. 4.000 / porsi x 30 hari = Rp. 3.360.000 Keuntungan / Bulan Keuntungan = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp. 3.360.000 – Rp. 2.407.500 = Rp. 952.500 |
||
Revenue Cost Ratio (R/C)
R/C = Total penerimaan : Total biaya operasional
= Rp. 952.500 : Rp. 2.407.500
= 0.39
Lama Balik Modal : Total Investasi / Keuntungan
= Rp. 3.140.000/ Rp. 952.500
= 3.2 bulan ( kurang lebih 3 bulan)
Jadi, keuntungan yang bisa Anda peroleh dalam menjalankan usaha ini ialah Rp. 952.500 dengan lama balik modalnya ialah selama 3 bulan lebih. Usaha ini menguntungkan jika dijalankan dengan baik dan benar, jika Anda tertarik untuk menjalankan usaha ini maka Anda bisa menghitung analisa usaha diatas dengan menyesuaikannya dengan harga yang berlaku didaerahnya.
Usaha dawet ireng ini bisa ditunjang dengan mesin cup sealer jika Anda menjual minuman ini menggunakan gelas cup yang lebih praktis. Dengan menggunakan mesin cup sealer ini Anda bisa menjalankan usaha es dawet ireng dengan mudah dan cepat. Mesin cup sealer bisa mengemas minuman ini dengan rapi dan tanpa tumpah. Mesin ini bisa Anda peroleh di Toko Mesin Maksindo dengan mesin yang canggih serta berkualitas. Menutup gelas dengan plastik menggunakan mesin ini bisa dijalankan dengan sangat mudah dan praktis. Hanya membutuhkan waktu sedikit saja, tanpa perlu membuang – buang waktu. Para konsumen pun bisa membeli dawet ireng Anda untuk dibawa pulang tanpa takut lagi es dawet irengnya tumpah. Dengan tenaga listrik yang diperlukan untuk menjalankan mesin ini sangat ringan, jadi tidak akan menambah biaya listrik. Selain itu proses pemanasan untuk menutup gelap berlangsung sangat cepat dan hasilnya rapat tanpa bocor. Jadi, gunakanlah mesin cup sealer ini supaya usaha menjadi lebih lancar dan mudah. Hanya dengan mengunjungi Toko Mesin Maksindo, Anda bisa mendapatkan mesin murah dengan kualitas bagus. Demikianlah, info untuk peluang usaha dawet ireng dan analisa usahanya, semoga info diatas berguna untuk para pembaca dalam mencari peluang usaha yang cocok dijalankan.

