Apabila membicarakan mengenai kuliner khas dari daerah Lampung ini tentunya menarik dan patut untuk dicoba, makanan dari daerah ini sangat banyak sekali. Lampung terkenal dengan keripik pisang cokelatnya dan telah dikenal di luar daerah. Tetapi selain keripik pisang ini ada juga makanan yang khas lainnya dan memiliki rasa yang nikmat. Pernahkah Anda mendengar seruit? Seruit inilah yang merupakan makanan khas dari Lampung. Seruit ini berasal dari kata nyeruit yang memiliki arti kegiatan makan yang biasa dilakukan bersama – sama. Hal ini tidak lepas dari adat masyarakat Lampung yang gemar sekali berkumpul serta bersilahturahmi dengan para saudara ataupun tetangga. Pada saat berkumpul bersama inilah mereka tentunya membutuhkan makanan yang dapat dimakan bersama yaitu seruit. Seruit yaitu masakan ikan yang telah digoreng ataupun dibakar kemudian dicampur dengan sambal terasi, mangga serta tempoyak atau olahan dari durian. Proses pengolahan seruit ini tidaklah sulit, ikan yang digunakan ialah ikan sungai misalnya ikan patin, ikan belida, ikan layis, serta ikan baung. Ikan kemudian diberi bumbu berupa jahe, bawang putih serta garam yang kemudian dihaluskan. Ikan lalu dibakar selama waktu kurang lebih sepuluh menit. Jika ikan setengah matang maka ikan kemudian diolesi dengan kecap serta campuran bumbu bawang putih, ketumbar serta garam. Untuk sambal yang digunakan sebagai campuran seruit ini dibuat dari bumbu cabai rawit, cabai merah, rampai, garam serta terasi yang sudah dibakar kemudian bahan ini ditumbuk sampai halus.
Seruit itu kemudian diberi tambahan tempoyak. Tempoyak ialah durian yang telah diawetkan dengan menggunakan cara fermentasi kemudian dihaluskan. Tempoyak ini mempunyai rasa yang asam karena sudah difermentasi. Cara mengolah tempoyak ini ialah durian yang telah masak ini dipisahkan dari bijinya kemudian diberi tambahan garam. Kemudian. Diberi tambahan cabe rawit untuk mempercepat proses fermentasinya. Adonan dari tempoyak ini kemudian disimpan didalam suatu wadah yang rapat dan disimpan dengan menggunakan suhu ruangan selama beberapa hari. Tidak hanya menggunakan tempoyak seruit ini juga dimakan dengan pelengkap yang berupa lalapan, biasanya dengan daun kemangi, jengkol, terong bakar, daun jambu monyet, labu siam rebus serta ketimun. Kemudian bahan – bahan ini dicampurkan menjadi satu. Seruit ini pun sangat nikmat dimakan bersama dengan nasi putih yang masih hangat, akan menciptakan rasa yang asam, pedas serta manis menjadi satu akan membuat siapa saja yang memakannya tidak akan dapat berhenti memakan seruit sampai habis. Apakah Anda tertarik untuk mencoba usaha kuliner seruit yang khas dari Lampung ini? Jika, iya maka berikut ini akan kami berikan resep seruit yang khas dari Lampung yang bisa Anda coba untuk membuatnya.
Resep Seruit
Bahan :
- 500 gram ikan patin, ikan belide, ikan baung, layis dll (atau bisa juga dengan ikan mas)
- 1/2 sendok teh garam
- 1 buah jeruk nipis
Bahan Sambal
- 50 gram cabe keriting
- 100 gram tomat ceri
- 1 bungkus terasi udang
- 3 butir bawang merah
- Garam seperlunya
- Tempoyak (durian fermentasi)
- 1 buah mangga, diiris-iris sekecil mungkin
- 1 buah jeruk nipis yang diperas airnya
Cara Membuat Seruit :
- Ikan yang telah disediakan ini dibersihkan terlebih dahulu sampai bersih kemudian dibumbui menggunakan bumbu yang telah dihaluskan. Bumbu tersebut seperti bawang putih, kunyit, jahe, serta garam. Kemudian ikan dibakar selama sepuluh menit. Pada saat telah matang lalu ikan diolesi dengan kecap manis serta campuran bumbu bawang putih, ketumbar serta garam. Untuk sambal sebagai campuran seruit ini ialah cabai merah, msg, cabai kecil, rampai, garam serta terasi bakar. Bahan – bahan ini pun kemudian di tumbuk sampai halus.
- Dalam menikmatinya seruit perlu diberi tambahan tempoyak, yaitu durian yang telah diawetkan serta dihaluskan. Tidak ketinggalan untuk menambahkan juga dengan beberapa lalapan misalnya terong bakar, daun kemangi, jengkol dan sebagainya. Bahan tamabahan ini lalu dicampurkan serta diaduk sampai menjadi satu. Lalu setelah itu, seruit ini pun telah siap untuk dinikmati dengan menggunakan nasi hangat.
Cara membuat seruit ini mudah bukan, silahkan dicoba sendiri di rumah dan jika bisa membuatnya dengan hasil yang enak. Tidak ada salahnya juga apabila membuat kuliner seruit ini untuk menu usaha direstoran Anda, untuk memperkenalkan makanan khas dari daerah Lampung.
Analisa Usaha Seruit
- Masa penggunaan etalase ialah selama waktu 3 tahun
- Masa penggunaan baskom ialah selama waktu 3 tahun
- Masa penggunaan pisau ialah selama waktu 2 tahun
- Masa penggunaan peralatan makan ialah selama waktu 3 tahun
- Masa penggunaan peralatan memasak ialah selama waktu 3 tahun
- Masa penggunaan perlengkapan lainnya ialah selama waktu 1 tahun
Investasi
| Investasi | Nilai (Rp) |
| Etalase
Baskom Pisau Peralatan makan Peralatan memasak Perlengkapan lainnya |
Rp. 1.800.000
Rp. 59.000 Rp. 21.000 Rp. 420.000 Rp. 630.000 Rp. 120.000 |
| Total Investasi | Rp. 3.050.000 |
Biaya Operasional Per Bulan
| Biaya | Nilai (Rp) |
| Biaya Tetap :
Penyusutan etalase 1/36 x Rp. 1.800.000 Penyusutan baskom 1/36 x Rp. 59.000 Penyusutan pisau 1/24 x Rp. 21.000 Penyusutan peralatan makan 1/36 x Rp. 420.000 Penyusutan peralatan memasak 1/36 x Rp. 630.000 Penyusutan perlengkapan lainnya 1/12 x Rp. 120.000 Gaji karyawan |
Â
Rp. 50.000 Rp. 1.650 Rp. 900 Rp. 12.000 Rp. 17.500 Rp. 10.000 Rp. 750.000 |
| Total Biaya Tetap | Rp. 842.050 |
| Biaya Variabel :
Ikan ( Rp. 50.000 x 30 hari) Tempoyak (Rp. 20.000 x 30 hari) Aneka bumbu sambal serut (Rp. 80.000 x 30 hari) Gas 3 kg (Rp. 17.500 x 2 tabung x 4 minggu) Biaya listrik dan kebersihan |
Â
Rp. 1.500.000 Rp. 600.000 Rp. 2.400.000 Rp. 140.000 Rp. 60.000 |
| Total Biaya Variabel | Rp. 4.700.000 |
| Total Biaya Operasional | Rp. 5.542.050 |
 Pendapatan per Bulan
Penjualan Seruit : 15 porsi x Rp. 18.000 x 30 hari = Rp. 8.100.000
Keuntungan per Bulan
Laba = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional = Rp. 8.100.000 – Rp. 5.542.050
= Rp. 2.557.950
Lama Balik Modal
Lama Balik Modal = Total Investasi / Keuntungan  = Rp. 3.050.000 / Rp. 2.557.950
= 1.1 bulan
Jadi, keuntungan yang bisa Anda peroleh dalam menjual seruit ini selama satu bulan ialah sekitar dua jutaan. Apabila menjalankan usaha ini dengan penuh keyakinan tentunya usaha akan menjadi semakin mudah untuk dijalankan. Lama balik modal dalam analisa diatas ialah sekitar satu bulan lebih, semua itu tergantung dari penjualan seruit itu sendiri. Anda bisa menghitungnya sendiri dengan menyesuikannya dengan harga bahan baku yang berlaku didaerah Anda.
Usaha ini perlu ditunjang dengan menggunakan mesin pemanggang, karena proses pembuatan seruit ini ikan yang digunakan perlu dibakar dahulu supaya bisa mendapatkan hasil yang enak. Nah, dengan menggunakan mesin pemanggang ini tentunya proses pembuatannya akan menjadi lebih mudah, jika memanggang atau membakar ikan menggunakan arang hal ini tentu akan menimbulkan asap yang pekat dan menggangu pada saat proses pembakaran. Namun dengan menggunakan mesin pemanggang proses pembakaran ikan akan lebih higienis dan lebih praktis. Menggunakan mesin pemanggang ini akan sangat mudah sekali dibersihkan jadi hasil ikan bakar akan lebih sehat dan higienis. Apabila Anda tertarik untuk menggunakan mesin pemanggan ini maka bisa dengan mudah mendapatkannya di Toko Mesin Maksindo yang telah ada di beberapa kota besar di Indonesia, oleh karena itu maka segera kunjungi showroom terdekatnya dan peroleh kemudahan didalam menjalankan usaha kuliner ini. Sekian, info tentang peluang usaha seruit dan analisa usahanya semoga bisa membantu calon pengusaha dalam mencari ide usaha kuliner yang tepat untuk dijalankan, semoga sukses selalu.
