Belut merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki bentuk seperti ular, tetapi bentuknya sedikit cerah serta licin apabila dipegang atau ditangkap. Belut ini memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh, cara mengolah belut ini juga sangat mudah serta rasa dari belut ini sangat empuk, gurih serta renyah apabila digoreng. Makanya banyak orang yang sangat menyukai olahan dari belut. Dengan banyaknya peminat dari menu makanan dari belut ini membuat permintaan akan belut juga cukup banyak serta apabila dijadikan usaha prospek keuntungan yang bisa diperoleh untuk budidaya belut ini juga cukup besar. Nah, berikut ini akan kami jelaskan tentang bagaimana cara membudidayakan belut yang baik serta benar. Kebanyakan pembudidaya pemula masih belum banyak mengetahui bagaimana cara membudidayakan belut secara benar dengan prospek keberhasilan yang tinggi.
Pada saat membudidayakan belut ini terdapat beberapa tahapan yang perlu dilakukan seperti :
Persiapan Pembuatan Kolam :
- Buatlah kolam dari bahan beton dengan ukuran panjang 3 meter, lebar kolam 3 meter serta tinggi kolam 1 meter.
- Ambilah lumpur sawah kemudian masukan ke dalam kolam hingga setinggi 15 cm.
- Setelah lumpur telah dimasukan ke dalam kolam, lalu beri tumpukan jerami atau pelepah daun pisang sampai ketinggian 10 cm.
- Apabila telah diberi tumpukan jerami atau pelepah pisang ini, kemudian taburi dengan menggunakan taburan pupuk kandang yang telah menjadi tanah hingga setebal 5 cm.
- Buatlah tumpukan ini hingga menjadi setinggi 60 cm atau 2 lapis.
- Pada lapisan yang paling atas ini diberi bekatul dengan ukuran 1 kg / m2 dan ditutup lumpur tipis.
- Aliri menggunakan air jernih hingga kurang lebih 10 cm, biarkan sampai 3 minggu supaya pelepah pisang, jerami serta pupuk kandang ini membusuk.
Penebaran Benih Belut :
Ada beberapa cara dalam mendapatkan benih belut, yaitu sebagai berikut :
- Mencari benih belut di lumpur sawah.
- Perkawinan atau memijah induk belut.
- Membeli benih dari daerah sekitarnya.
- Benih yang sudah berumur 3 minggu, yang kira – kira memiliki panjang tubuh 5 sampai dengan 7 cm.
- Tebarkan benih belut kedalam kolam yang telah dipersiapkan tadi.
Cara Memberi Makan :
- Pemberian pakan untuk belut ini dilakukan apabila belut telah berumur 3 bulan.
- Beri tambahan pakan uang bisa berupa campuran ikan teri giling atau ikan asin giling serta aduk dengan bekatul.
- Beri bangkai berupa binatang kecil seperti cacing atau siput yang dicacah dengan lembut untuk tambahan pakan belut apabila belut sudah berumur 4 minggu.
Panen Belut :
Panen belut ini bisa dilakukan dengan cara menguras kolam serta memisahkan lumpur dengan belut yang telah berusia 6 sampai dengan 8 bulan.
Cara membudidayakan belut ini tentunya sangat mudah bukan, Nah setelah mengetahui bagaimana cara berbudidaya belut maka berikut ini akan kami berikan Analisa Usaha dari budidaya belut sebagai berikut :
| Modal Awal | Nilai (Rp) |
| Bibit belut (@Rp. 20.000 x 3 kg)
Kolam beton (3 m x 3 m x 1 m Rp. 300.000 Bahan pendukung, jerami dan sebagainya Selang air 10 meter Baskom / ember besar 2 buah |
60.000
300.000 400.000 50.000 40.000 |
| Total Modal Awal | 850.000 |
| Biaya Operasional
Pakan belut Rp. 250.000 x 4 minggu Biaya transportasi Biaya lainnya |
1.000.000 200.000 100.000 |
| Total Biaya Operasional | 1.300.000 |
| Pendapatan
Penjualan hasil panen (Rp. 17.000/kg x 5 kg x 30 hari) = Rp. 2.550.000 Laba Bersih Rp. 2.550.000 – Rp. 1.300.000 = Rp.1.250.000 |
|
Nah itulah hitungan untuk usaha pembudidayaan belut, hitungan tersebut hasilnya berbeda – beda untuk setiap daerah, sehingga Anda bisa menghitungnya sesuai dengan daerah tempat Anda berada.
Dalam pembudidayaan belut ini tentunya sangat mudah dan simpel bukan, apabila Anda menginginkan belut yang berkualitas maka berilah pakan belut secara teratur sehingga nantinya belut yang dihasilkan bisa tumbuh dengan cepat dan dapat segera dipanen. Untuk pembuatan pakan ini Anda perlu menggunakan mesin mixer pakan ternak. Dengan menggunakan mesin ini Anda bisa mendapatkan hasil pakan yang tercampur secara homogen dan membuat pakan ikan ini bisa tercampur secara merata dengan bahan campuran lainnya. Hal ini tentunya membuat belut bisa memakan makananya dengan cara yang mudah dan bisa membuat belut cepat besar dengan waktu yang tidak lama. Oleh karena itu gunakan mixer pakan ternak ini, supaya pemberian pakan belut bisa dijalankan secara maksimal. Bila tertarik untuk memiliki mesin mixer pengaduk pakan ternak ini maka bisa mendapatkannya di Toko Mesin Maksindo yang telah ada dengan beberapa kapasitas yang dapat Anda pilih. Demikianlah ulasan dari peluang usaha budidaya belut dan analisa usahanya, apakah Anda ingin mencoba menjalankan pembudidayaan belut ini, apabila Anda tertarik serta ingin mencobanya maka mulai dan coba dari bagian yang paling kecil terlebih dahulu dan sederhana. Selamat mencoba, semoga sukses.
