Burger merupakan makanan sejenis roti dengan memiliki bentuk bundar yang diiris menjadi dua dimana bagian tengahnya diisi dengan isian yang berasal dari daging, ditambah dengan sayur-sayuran berupa selada, tomat, dan bawang Bombay. Sebagai sausnya menggunakan mayones, saus tomat dll. Bebrapa varian dari burger juga beraneka macam. Variannya terdiri dari keju, asinan serta bahan pelengkap lainnya seperti sosis. Makanan satu ini pada awalnya merupakan makanan khas dari bangsa Tartar, yaitu berupa daging cincang yang disantap secara mentah-mentah. 
Namun sekarang burger sudah mendunia, hampir di semua restoran atau café-café menjual burger maka tidak heran lagi nama burger sendiri saat ini sangat populer bagi masyarakat, terutama pada kalangan anak-anak, remaja sampai dewasa. Makanan ini selain memiliki rasa yang enak juga makanan ini mudah untuk dinikmati di mana saja dan dalam berbagai bentuk kegiatan apa saja.
Usaha burger yang saat ini sudah dikembangkan di Indonesia masih populer di mata masyarakat, semakin banyak para pengusaha burger namun masyarakat masih banyak yang menggemari burger. Untuk membuat burger menggunakan bahan baku yaitu daging yang sudah dicincang dan roti. Saat ini, selain menggunakan daging sapi, banyak pengusaha burger yang melakukan inovasi dengan tidak menggunakan daging sapi lagi melainkan menggunakan daging ayam., bahkan bermunculan burger vegetarian. Burger vegetarian merupakan burger yang bisa dikonsumsi oleh orang-orang vegetarian. Daging yang digunakan untuk isian burger merupakan daging yang tidak menganduk lemak, sedangkan untuk rotinya adalah roti dengan tekstur tebal, lembut dan empuk. Mungkin Anda ingin mencoba membuat burger sendiri di rumah yang nantinya bisa dikembangkan menjadi usaha burger. Di bawah ini akan saya jelaskan cara membuat burger :
Bahan :
- 200 gram tepung terigu protein tinggi
- 3 gram ragi instan
- 20 gram gula pasir
- 150 ml air es
- 1 sendok the garam
- 45 gram tepung terigu protein sedang
- 10 gram susu bubuk
- 1 butir telur ayam
- 50 gram margarine
Cara :
- Tepung terigu, ragi instan, susu bubuk dan gula pasir diacampur, diaduk hingga rata
- Kemudian masukkan telur dan air es sedikit sambil diuleni, kemudian tambahkan margarine dan gara,. Diuleni hingga tidak menempel di tangan. Dan diamkan selama 30 menit
- Kemudian kempiskan adonan. Dan timbang masing-masing 30 gram. Dibentuk bulat dan diamkan selama 30 menit
- Kemudian panggang dalam oven selama 12 menit dengan suhu yang digunakan 120 derajat celcius.
Nah bagaiman? Mudah bukan. Untuk mendapatkan bahan burger tidak sulit, Anda bisa mendapatkan bahan baku yang sudah terjual di supermarket beserta dagingnya.
Contoh analisa usaha burger :
- Nama produk : burger
- Lokasi : biasanya tempat yang cocok untuk menjalankan usaha burger adalah di depan minimarket, kampus atau sekolah
- Harga : Rp 6.500
- Promosi : untuk menghemat biaya promosi bisa dilakukan dengan memanfaatkan media social
Contoh Analisa Keuangan Usaha Burger:
Untuk pembelian peralatan :
| No | Keterangan | Harga |
| 1 | gerobak atau etalase | Rp    1,700,000 |
| 2 | Kompor | Rp       250,000 |
| 3 | mesin pembentuk daging | Rp    2,538,000 |
| 4 | Wajan | Rp        150,000 |
| 5 | lain-lain | Rp        300,000 |
| Total | Rp    4,938,000 | |
Untuk pembelian bahan selama satu bulan :
| No | Keterangan | harga |
| 1 | tepung terigu | Rp    900,000 |
| 2 | ragi instan | Rp      30,000 |
| 3 | gula pasir | Rp      32,000 |
| 4 | Garam | Rp      16,000 |
| 5 | Margarine | Rp      25,000 |
| 6 | lain-lain | Rp      13,000 |
| Total | Rp 1,016,000 | |
Untuk biaya operasional selam satu bulan ; Rp 260.000
Dari contoh rincian di atas, Anda dapat menggunakan modal untuk menjalankan usah burger dengan melakukan perhitungan : (Rp4.938.000+Rp 1.016.000+Rp 260.000) = Rp 6.214.000
Asumsi pertama :
Jika dalam sehari Anda bisa menjual burger sebanyak 62 dengan harga Rp 6.500 per buahnya. Maka pendapatan dari penjualan burger yang bisa Anda kantongi adalah sebesar : Rp 6.500 x 62 = Rp 403.000.
Asumsi kedua:
Jika diasumsikan dalam satu bulan burger yang telah berhasil terjual sebanyak 62 x 30 = 1.860 burger. Maka untuk mengetahui jumlah pendapatan selama satu bulan adalah : 1.860 burger x Rp 6.500= Rp 12. 090.000 
Dalam menjalankan usaha burger ini, Anda bisa menggunakan mesin pembentuk daging burger dari Toko Mesin Maksindo. Mesin pembentuk daging ini berfungsi sebagai pembentuk daging agar berbentuk bulat. Dan pastinya mesin ini akan mendukung selama proses produksi Anda.
Demikian pemaparan tentang peluang usaha burger yang saya sampaikan. Semoga pemaparan di atas bisa menjadi wacana oleh pembaca.
