Nasi buras merupakan salah satu sajian makanan yang terbuat dari bahan dasar beras yang telah dimasak bersama dengan santan kelapa dan disajikan dengan penambahan pelengkap bahan isi didalamnya. Cara memasak nasi boras dilakukan dengan cara pengukusan. Nasi boras dibungkus menggunakan daun pisang sehingga membuat cita rasanya semakin bertambah khas. Nasi buras biasanya dinikmati sebagai appetizer atau untuk sekedar pengganjal perut ketika jam makan belum tiba. Selain itu, olahan makanan ini juga sering kali dinikmati sebagai pengganti sarapan pagi bersama dengan tempe goreng, bakwan, tahu goreng, risole maupun kerupuk. Nasi buras memang menjadi sebutan nama yang unik. Buras sendiri merupakan makanan tradisional yang berasal dari daerah Sulawesi selatan. Namun nasi buras saai ini sudah sering kali ditemukan di masyarakat. Biasanya nasi buras dijadikan sebagai jajanan ketika ada acara tertentu, baik itu acara resmi maupun non resmi. Selain nasi buras biasanya juga dijajakan di pasar tradisional maupun diwarung-warung. Olahan nasi buras memang sangat sesuai dnikmati dalam keadaan yang masih hangat. Namun bila dinikmati ketika sudah dingin pun juga tetap saja nikmat. Nais buras memiliki banyak penggemat dimasyarakat mulai dari kalangan anak kecil, remaja hingga orang tua. Melihat tingginya peminat dan penggemar nasi burashingga membuat peluang bisnis nasi buras cukup menguntungkan untuk dijalankan. Dengan memanfaatkan peluang usaha nasi buras memang bisa mendatangkan keuntungan bagi Anda. Keuntungan yang didapatkan melalui bisnis makanan dengan menyajikan nasi buras ini juga patut untuk diperhitungkan. Untuk memulai bisnis nasi buras memang tidak memerlukan modal yang besar sehingga modal kecil pun juga bisa menjalani bisnis ini. Dalam mengolah nasi buras sendiri juga tidak sulit sehingga semua orang pasti bisa mengolahnya. Selain itu, tak sedikit juga orang yang telah mengetahui cara dalam membuat nasi buras. Jika Anda tertarik dengan peluang dari usaha nasi buras ini, Anda langsung bisa menerjuni bisnis ini saat ini juga. Namun sebelum menjalani bisnis ini maka Anda juga perlu mengetahui resep dalam mengolah olahan nasi buras dengan tepat agar bisa menghasilkan olahan makanan yang nikmat dan banyak disukai pelanggan. Nah mungkin ada sebagian orang yang belum mengetahui cara mengolah nasi buras ini, Anda tak usah khawatir, sebab disini kami juga akan bekali resep membuat nasi buras yang bisa Anda coba. silahkan langsng saja simak ulasan resep yang kami suguhkan di bawah ini.
Resep Membuat Nasi Buras
Bahan-bahan Nasi Buras
- 500 gr, beras putih,
- 2 lembar, daun salam
- 300 ml, santan kelapa
- Air secukupnya
- 1 sdt, garam dapur
- Daun pisang (untuk Pembungkus)
Bahan Isi Nasi Buras
- Abon ayam atau ikan
Cara Membuat Nasi Buras Isi
- Cuci bersih beras terlebih dahulu sebelum dimasak. Kemudian masak dengan cara dikukus dalam panci hingga setengah matang.
- Selanjutnya campurkan rebus santan yang sudah diberi campuran garam dan sedikit air, aduk rata dan masak sampai mendidih.
- Kemudian beras yang dimasak setengah matang selanjutnya dicampurkan ke dalam rebusan santan. Aduk rata supaya tercampur merata dan masak sampai beras matang sempurna dan pulen.
- Setelah matang, ambil sedikit buras untuk dibentuk sesuai selera (biasanya bentuk lonjong atau segitiga siku-siku). Lalu beri tambahan bahan isi di dalamnya sebelum dibungkus rapat dengan daun pisang. Ulangi langkah tersebut sampai bahan buras habis.
- Setelah semua bahan buras sudah terbungkus daun pisang, langkah selanjutnya adalah mengkukusnya selama setengah jam sampai buras menjadi kenyal. Angkat dan tiriskan.
- Simpan dalam wadah saji dan hidangkan buras selagi panas.
Setelah mengetahui kemudahan dalam membuat nasi buras diatas, pastinya Anda ingin mencoba memanfaatkan sebagai kegiatan usaha. Nasi buras memang memiliki potensi bisnis yang maish cemerlang untuk dikembangkan dan peluang usaha nasi buras juga masih terbuka lebar bagi pelaku usahanya. Jika Anda tertarik dan inhin memanfaatkan kegiatan usaha ini, Anda pun juga dapat memulai mengawali bisnis dengan menawarkan nasi burasini mulai saat ini. Namun sebelum Anda menerjuni bisnis dengan menyajikan camilan nasi buras, Anda juga harus mempersiapkan berbagai keperluan peralatan yang akan digunakan dalam bisnis ini. Tak hanya itu saja, Anda pun juga harus mengetahui hitungan analisa usaha nasi buras. Dengan mengetahui analisa usaha nasi buras, tentu bisa membuat Anda lebih mudah dalam menjalani bisnis ini hingga tak menemukan kesulitan apapun sehingga membuat usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan maksimal. Nah, agar dapat mengetahui hitungan analisa usaha nasi buras, silahkan melihat contoh analisa usaha yang kami sajikan di bawah ini.
Contoh Analisa Usaha Nasi Buras
Asumsi
- Masa penggunaan pada etalase dalam jangka selama 5.5 tahun
- Masa penggunaan pada panci dalam jangka selama 4 tahun
- Masa penggunaan pada pengukus dalam jangka selama 4 tahun
- Masa penggunaan pada ember dalam jangka selama 4 tahun
- Masa penggunaan pada baskom dalam jangka selama 3.5 tahun
- Masa penggunaan pada kompor dan tabung gas dalam jangka selama 4.5 tahun
- Masa penggunaan pada pisau dalam jangka selama 3 tahun
- Masa penggunaan pada piring dalam jangka selama 4.5 tahun
- Masa penggunaan pada sendok dalam jangka selama 4.5 tahun
- Masa penggunaan pada garpu dalam jangka selama 4.5 tahun
- Masa penggunaan pada meja dalam jangka selama 5 tahun
- Masa penggunaan pada kursi dalam jangka selama 5 tahun
- Masa penggunaan pada nampan dan serbet dalam jangka selama 2.5 tahun
- Masa penggunaan pada peralatan tambahan lain dalam jangka selama 2 tahun
Investasi
| Peralatan | Harga  | |||||||||||||||||||||||||||
| Etalase/gerobak | Rp. | 1,300,600 | ||||||||||||||||||||||||||
| Panci | Rp. | 123,100 | ||||||||||||||||||||||||||
| Pengukus | Rp. | 140,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Ember | Rp. | 80,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Baskom | Rp. | 120,600 | ||||||||||||||||||||||||||
| Kompor dan tabung gas | Rp. | 244,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Pisau | Rp. | 21,500 | ||||||||||||||||||||||||||
| Piring | Rp. | 140,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Sendok | Rp. | 90,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Garpu | Rp. | 66,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Meja | Rp. | 121,700 | ||||||||||||||||||||||||||
| Kursi | Rp. | 112,100 | ||||||||||||||||||||||||||
| Nampan dan serbet | Rp. | 75,100 | ||||||||||||||||||||||||||
| Peralatan tambahan lain | Rp. | 60,100 | ||||||||||||||||||||||||||
| Jumlah Investasi | Rp. | 2,694,800 | ||||||||||||||||||||||||||
| Biaya Operasional per Bulan | ||||||||||||||||||||||||||||
| Biaya Tetap | Nilai | |||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan gerobak/etalase 1/66 x Rp. 1,300,600 | Rp. | 19,706 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan panci 1/48 x Rp. 123,100 | Rp. | 2,565 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan pengukus 1/48 x Rp.140,000 | Rp. | 2,917 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan ember 1/48 x Rp. 80,000 | Rp. | 1,667 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan panci 1/42 x Rp. 120,600 | Rp. | 2,871 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan kompor dan tabung gas 1/54 x Rp. 244,000 | Rp. | 4,519 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan pisau 1/36 x Rp. 21,500 | Rp. | 597 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan piring 1/54 x Rp. 140,000 | Rp. | 597 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan sendok 1/54 x Rp. 90,000 | Rp. | 1,667 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan garpu 1/54 x Rp. 66,000 | Rp. | 1,222 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan meja 1/60 x Rp. 121,700 | Rp. | 2,028 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan kursi 1/60 x Rp. 112,100 | Rp. | 1,868 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan nampan dan serbet 1/30 x Rp. 75,100 | Rp. | 2,503 | ||||||||||||||||||||||||||
| Penyusutan peralatan tambahan lain 1/24 x Rp. 60,100 | Rp. | 2,504 | ||||||||||||||||||||||||||
| Gaji karyawan | Rp. | 700,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Total Biaya Tetap | Rp. | 747,231 | ||||||||||||||||||||||||||
| Biaya Variabel | ||||||||||||||||||||||||||||
| Beras putih | Rp. | 25,000 | x | Â Â 30 | = | Rp. | 750,000 | |||||||||||||||||||||
| Daun salam | Rp. | 2,000 | x | Â Â 30 | = | Rp. | 60,000 | |||||||||||||||||||||
| Santan kelapa | Rp. | 10,000 | x | Â Â 30 | = | Rp. | 300,000 | |||||||||||||||||||||
| Garam dapur | Rp. | 1,500 | x | Â Â 30 | = | Rp. | 45,000 | |||||||||||||||||||||
| Daun pisang | Rp. | 8,000 | x | Â Â 30 | = | Rp. | 240,000 | |||||||||||||||||||||
| Abon ayam maupun ikan | Rp. | 18,000 | x | Â Â 30 | = | Rp. | 540,000 | |||||||||||||||||||||
| Biaya sewa tempat | Rp. | Â Â Â Â Â Â Â Â 13,000 | x | Â Â 30 | = | Rp. | Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â 390,000 | |||||||||||||||||||||
| Biaya listrik dan air | Rp. | 14,500 | x | Â Â 30 | = | Rp. | 435,000 | |||||||||||||||||||||
| Total Biaya Variabel | Rp. | 2,760,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Total Biaya Operasional | ||||||||||||||||||||||||||||
| Biaya tetap + biaya variabel = | Rp. | 3,460,000 | ||||||||||||||||||||||||||
| Pendapatan per Bulan | ||||||||||||||||||||||||||||
| Â Â Â Â 15 | Porsi | x | Rp. | 10,000 | = | Rp. | 150,000 | |||||||||||||||||||||
| 150,000 | x | 30 | hr | = | Rp. | 4,500,000 | ||||||||||||||||||||||
| Keuntungan per Bulan | ||||||||||||||||||||||||||||
| Laba   = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional | ||||||||||||||||||||||||||||
| Rp. | 4,500,000 | – | Â 3,460,000 | = | Rp. | 1,040,000 | ||||||||||||||||||||||
| Lama Balik Modal | ||||||||||||||||||||||||||||
| Total Investasi / Keuntungan = | Rp. | Â Â 2,633,000 | : | Â Â 1,040,000 | = | 3 | bln | |||||||||||||||||||||
Dengan melihat perhitungan dari contoh analisa usaha nasi buras diatas, dengan menggunakan dana sebesar Rp. 2.694.800 yang digunakan untuk pembelian alat investasi. Dan untuk alokasi dana yang akan dikeluarkan sejumlah Rp. 747.231 dan untuk biaya variabelnya sendiri sejumlah Rp. 2.760.000 dan untuk biaya operasionalnya sendiri sejumlah Rp. 3.460.000. Hasil penerimaan keuntungan dari penjualan nasi buras diatas sebanyak 15 porsi dan untuk harga @ porsinya telah dihargai senilai Rp 10.000. Maka dari itu rata-rata yang diperoleh dalam menjalankan usaha nasi buras dalam perharinya memperoleh laba sebanyak Rp. 150.000. Namun jika usaha nasi burasdihitung dalam waktu perbulan maka keuntungan yang didapatkan sebesar Rp. 1.040.000. Untuk pengembalian modal balik dalam menjalani usaha nasi burasini membutuhkan waktu selama 3 bulan.
Dalam menjalankan usaha nasi buras memang membutuhkan alat agar kinerjanya bisa lebih maksimal. Usaha nasi buras memang dapat berjalan dengan lancar bila tak menggunakan mesin pengukus steamer. Dimana penggunaan mesin pengukus steamer ini bisa memberikan proses pengukusan makanan bisa dilakukan dengan cara yang lebih mudah dan lebih praktis. Jika selama ini proses pengukusan nasi burasmasih dilakukan dengan cara manual, maka alangkah baiknya bila beralih menggunakan mesin pengukus steamer ini. Pengukusan makanan yang dilakukan menggunakan mesin steamer juga membuat proses produksi nasi burasyang Anda buat dapat diproses lebih cepat sehingga bisa memproduksi nasi burasdalam jumlah yang lebih besar cukup hanya dalam waktu yang singkat. Selain itu, pengukusan yang dilakukan dengan mesin steam ini juga bisa matang lebih merata dan dengan hasil yang lebih maksimal. Pengukusan makanan yang dilakukan melalui mesin steamer diproses dengan langkah kinerja secara otomatis sehingga terbilang lebih efektif. Bagi pengusaha makanan yang memproduksi nasi burasdan ingin usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan maksimal maka gunakan mesin pengukus steamer ini. Apabila Anda tertarik dengan mesin pengukus steamer ini, Anda bisa mendapatkan mesin ini dengan cara yang lebih mudah. Salah satunya bisa didapatkan melalui Toko Mesin Maksindo dengan kualitas dan juga mutu yang terbaik.
Demikian informasi yang bisa kami sampaikan untuk Anda sekilas informasi tentang peluang bisnis nasi buras dan analisa bisnisnya. Semoga adanya informasi diatas bisa membuat para pengusaha nasi buras semakin dimudahkan prosesnya dan semakin lebih diuntungkan. Jangan lupa juga selalu gunakan mesin pengukus nasi buras hanya dari Toko Mesin Maksindo. Terima kasih dan semoga usaha nasi buras yang dijalankan semakin berkembang dengan baik.

