Cari Mesin Anda
sate keong sawah tokomesin

Peluang Usaha Sate Keong Sawah dan Analisa Usahanya

Pastinya Anda semua sudah mengenal dengan keong sawah? Keong sawah atau yang sering dikenal dengan tutut merupakan hewan bercangkang, sejenis keong, yang biasanya banyak terdapat di sawah. Masyarakat sejak lama telah memanfaatkan tutut sebagai makanan camilan atau menemani makan nasi. Tutut yang menyerupai keong dalam bentuk kecil, biasanya dibumbui dengan kunyit, kadang ditambahin santan dan berbagai bumbu lainnya. Tutut termasuk dalam kelompok Operculata yang hidup di perairan dangkal yang berdasar lumpur serta ditumbuhi rerumputan air, dengan aliran air yang lamban, misalnya sawah, rawa-rawa, pinggir danau dan pinggir sungai kecil. Binatang ini lebih menyukai perairan yang airnya jernih dan bersih. Ada dua jenis dari marga Bellamya yang hidup di sawah, yaitu Tutut jawa dengan sebaran di Thailand, Kamboja, Malaysia, Indonesia (kecuali Irian Jaya) dan Filipina, dan Tutut sumatera yang sebarannya mencakup Thailand, Kamboja, Malaysia, Indonesia (Sumatera dan Jawa). Tutut ternyata menyimpan kandungan gizi tinggi, seperti kandungan protein 12%, kalsium 217 mg, rendah kolesterol, 81 gram air dalam 100 gram tutut, dan sisanya mengandung energi, protein, kalsium, karbohidrat, dan phosfor. Kandungan vitamin pada tutut cukup tinggi, dengan dominasi vitamin A, E, niacin dan folat, Jadi bayangkan khasiatnya, vitamin A untuk mata, vitamin E untuk regenerasi sel dan kecantikan kulit, niacin berperan dalam metabolisme karbohidrat untuk menghasilkan energi dan  folat baik untuk ibu hamil supaya bayinya tidak cacat tabung syarafnya, dan banyak lagi. Tutut mengandung zat gizi makronutrien berupa protein dalam kadar yang cukup tinggi pada tubuhnya. Berat daging satu ekor tutut dewasa dapat mencapai 4-5 gram. Selain makronutrien, tubuh tutut juga mengandung mikronutrien berupa mineral, terutama kalsium yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Dengan pengelolaan yang tepat, tutut dapat dijadikan sumber protein hewani yang bermutu dengan harga yang jauh lebih murah daripada daging sapi, kambing atau ayam. Ternyata melihat dari gizi yang dikandung, tutut bisa dijadikan alternatif protein pengganti daging, ayam dll dan harganya juga relatif terjangkau. Selain itu, tutut juga dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit seperti diabetes, maag, liver, kolesterol serta berbagai penyakit lainnya. Ternyata tutut juga bisa diolah menjadi makanan. Namun untuk penggolahan tutut harus di masak dengan cara yang benar. Tutut merupakan hewan yang banyak mengandung cacing sehingga proses penggolahan tutut harus dimasak dengan benar agar tidak berbahaya dalam kesehatan. Biasanya penggolahan tutut agar tidak berbahaya dimasak dengan cara perebusan. Perebusan merupakan cara yang umum digunakan untuk memasak tutut, oleh karena itu waktu memasak dan besar kecilnya api yang digunakan untuk memasak sangat berpengaruh pada bebas atau tidaknya tutut dari infeksi cacing trematoda di atas. Penelitian menunjukkan bahwa larva cacing pada tutut akan mati jika direbus selama 20 menit menggunakan api besar, 39 menit menggunakan api sedang dan 62 menit menggunakan api kecil. Setelah mengetahui proses pemasakan tutut dengan cara yang benar pastinya Anda ingin mencoba salah satu olahan menu makanan dari tutut. Salah satu olehan makanan dari keong sawah adalah sate. Keong sawah pada umunya dimasak dengan cara diberi kuah namun bagaimana jika keong sawah dibuat menjadi sate atau yang dikenal dengan sate kong sawah. Belum banyak masyarakat yang menjadikan olahan keong sawah sebagai sate. Namun sebenarnya peluang usaha sate keong sawah juga sangat menjanjikan. Bahan baku yang digunakan juga mudah diperoleh dengan harga yang terjangkau sehingga jika dijadikan peluang usaha akan dapat berjalan lancar. Nah penasaran dengan cita rsa sate keong sawah maka Anda bisa membuatnya dengan menggunakan resep yang disediakan berikut ini.

Resep Sate Keong Sawah

sate keong sawah tokomesin

Bahan:

  • 250 gram daging keong mas
  • 75 ml kecap manis
  • 1 buah jeruk limau
  • 10 buah tusuk sate

Bumbu yang dihaluskan:

  • 125 gram kacang goreng
  • 250 ml air
  • Garam secukupnya
  • 50 ml kecap manis
  • 2 siung bawang putih
  • 3 butir bawang merah
  • 1 buah cabe merah

Cara membuat sate keong sawah:

  • Pisahkan daging keong dari cangkangnya lalu bersihkan.
  • Daging keong yang sudah bersih kemudian ditusuk dengan menggunanakan tusuk sate.
  • Kemudian buat bumbu kacang dengan cara menumbuk semua bumbu yang disediakan kecuali kecap, daun jeruk, dan air.
  • Jika bumbu yang ditumbuk sudah halus kemudian tuangkan kecap dan air.
  • Lalu bumbu dimasak dengan menggunakan wajan sampai matang.
  • Jika sudah matang angkat dan sisihkan dahulu.
  • Sate keong kemudian dilumuri dengan menggunakan kecap hingga rata.
  • Bakar sate keong hingga matang dengan cara di bolak-balik.
  • Proses pembakaran jangan sampai gosong karena akan berpengaruh dengan cita rasa sate keong.
  • Jika sudah matang bisa diangkat dan disajikan selagi hangat.
  • Sate keong siap untuk dinikmati.

Setelah mengetahui tentang proses pembuatan sate keong yang sangat mudah untuk dilakukan pastinya Anda ingin menjadikannya sebagai peluang usaha yang sangat menjanjikan. Bagi Anda yang belum mempunyai usaha maka bisa menjalankan peluang bisnis sate keong sawah. Proses pembuatan sate keong sawah juga menggunakan bahan yang mudah didapatkan sehingga sangat berbeda dengan olahan sate daging. Semoga dengan menjalankan usaha sate keong sawah bisa menghasilkan keuntungan yang menjanjikan.

Analisa Usaha Sate Keong Sawah

Asumsi

  • Masa penggunaan etalase selama waktu 5.5 tahun.
  • Masa penggunaan kompor serta tabung gas selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan wajan selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan wadah selama waktu 3.5 tahun.
  • Masa penggunaan piring selama waktu 3 tahun.
  • Masa penggunaan pisau selama waktu 4.5 tahun.
  • Masa penggunaan sendok selama waktu 4.5 tahun.
  • Masa penggunaan garpu waktu 4.5 tahun.
  • Masa penggunaan meja dan kursi selama waktu 4 tahun.
  • Masa penggunaan peralatan tambahan selama waktu 2 tahun.

Investasi

Peralatan Harga  
Etalase Rp.              900,000
Kompor dan gas Rp.              250,000
Wajan Rp.              100,000
Wadah Rp.                50,000
Piring Rp.              150,000
Sendok Rp.                70,000
Garpu Rp.                70,000
Pisau Rp.                30,000
Meja dan Kursi Rp.              500,000
Peralatan tambahan Rp.                50,000
Jumlah Investasi Rp.          2,170,000

 

Biaya Operasional per Bulan
Biaya Tetap Nilai
Penyusutan etalase 1/60 x Rp. 900.000 Rp.                15,000
Penyusutan kompor 1/50 x Rp. 250.000 Rp.                  5,000
Penyusutan wajan 1/45 x Rp. 100.000 Rp.                  2,000
Penyusutan wadah 1/45 x Rp. 50.000 Rp.                  1,000
Penyusutan piring 1/45 x Rp. 150.000 Rp.                  3,000
Penyusutan sendok 1/45 x Rp. 70.000 Rp.                  1,500
Penyusutan garpu 1/45 x Rp. 70.000 Rp.                  1,500
Penyusutan pisau 1/50 x Rp. 30.000 Rp.                  1,000
Penyusutan meja dan kursi 1/60 x Rp. 500.000 Rp.                  8,000
Penyusutan alat tambahan 1/35 x Rp. 50.000 Rp.                  1,500
Total Biaya Tetap Rp.                39,500

 

Biaya Variabel
Keong mas Rp.      30,000 x     30 = Rp.      900,000
Kecap manis Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Jeruk limau Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Kacang goreng Rp.      15,000 x     30 = Rp.      450,000
Garam Rp.        1,000 x     30 = Rp.          30,000
Bawang merah Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Cabe Rp.      10,000 x     30 = Rp.      300,000
Total Biaya Variabel Rp.     2,580,000

 

Total Biaya Operasional
Biaya tetap + biaya variabel = Rp.    2,619,500

 

Pendapatan per Bulan
Penjualan rata – rata =
   20        Porsi x      Rp.        6,000 = Rp.      120,000
  Rp.     120,000 x      30           hr = Rp.     3,600,000

 

Keuntungan per Bulan
Laba    = Total Pendapatan – Total Biaya Operasional
Rp.    3,600,000 –    2,619,500 = Rp.        980,500

 

Lama Balik Modal
Total Investasi / Keuntungan = Rp.    2,170,000 :      980,500 =    2 bln

 

Jadi, keuntungan yang bisa diperoleh dengan manjalankan peluang usaha sate keong sawah setiap satu bulannya akan memperoleh keuntungan hingga Rp. 980.500. keuntungan yang didapatkan juga lumayan cukup besar karena bahan baku yang digunakan juga tidak terlalu mahal dan sangat terjangkau. Untuk penggunaan modal yang diperlukan dalam menjalankan usaha sate keong sawah bisa diperoleh kembali setelah usaha yang dijalankan berjalan selama 2 bulan. Tentunya dengan waktu pengembalian modal yang digunakan tidal terlalu lama maka Anda bisa mencoba menjalankannya sendiri. Jika berminat menjalankan usaha dan menggunakan hitungan peluang usaha yang telah disediakan tersebut bisa berubah sewaktu-waktu. Biasanya untuk perubahan hitungan peluang usaha yang disediakan terjadi apabila harga bahan baku mengalami perubahan. Terkadang harga bahan baku yang digunakan tiap harnya bisa berubah dan tiap lokasi daerah tidak sama.

mesin-griddle-maksindo-52-tokomesinDemikian tadi adalah peluang usaha yang sangat menjanjikan dengan menjadikan keong sawah sebagai olahan sate. Pastinya banyak masyarakat yang menyukai olahan sate keong sawah dengan cita rasa yang melezatkan. Apalagi dengan harga terjangkau pasti banyak masyarakat yang ingin mencobanya. Dalam proses pembuatan sate tentunya dilakukan dengan proses pemanggangan. Proses pemanggangan adalah cara dimana mematangkan makanan dengan cara dibakar atau dipanggang. Masyarakat zaman dahulu melakukan proses pemanggangan dengan menggunakan peralatan kuno namun dizaman yang sudah maju seperti saat ini proses pemangganan banyak yang dilakukan dengan menggunakan mesin usaha. Penggunaan mesin usaha yang bisa membantu proses pemanggangan dikenal dengan mesin pemanggang griddle. Penggunaan dari mesin pemanggang griddle tidak hanya untuk memanggang sate saja melainkan aneka jenis olahan makanan lain seperti ikan juga bisa dipanggang dengan menggunakan mesin pemanggang griddle. Bagi Anda yang ingin menggunakan mesin pemanggang griddle dalam usaha yang dijalankan bisa mendapatkan mesin yang tepat dari Toko Mesin Maksindo. Penggunaan mesin usaha yang ada di Maksindo sudah banyak dibuktikan oleh pengusaha sukses sehingga Anda tidak perlu ragu dan khawatir jika menggunakan mesin usaha dari Maksindo.

Tinggalkan Balasan
Kontak Kami

📲 [Kantor Pusat] Cakung : 081318887231 | 08123386165 | 081233144166 | 081233144177 | 081222218616 | 081311155633 | 085319342111 |
081310495079 | 081318229800

📲 Pulogadung : 081219000714 | 081219000713 | 081350455538

📲 Jagakarsa : 081293981113 | 081350455539

📲 Bekasi : 081218612009 | 081242422289 | 081218612008

📲 Bandung : 082214002302
081313091383 | 082214002303

📲 Bogor : 081294928652 | 081294928653 | 081385715719

Cabang Jawa Timur & Jawa Tengah

📲 Malang : 081216665445 | 081216665454
081333394799

📲 Surabaya : 081357999261 | 082140003355 | 081282993727

📲 Blitar : 081334300036 | 081334300038 | 081331709910

📲 Yogyakarta : 081326870111 | 085200667148 |
081282993447

📲 Semarang :  081224422653 | 082123477709 |  081224422563

📲 Solo : 081229992320 | 08122876358

Cabang Luar Pulau Jawa

📲 Palembang : 081367407078 | 081367407079 | 081281268272

📲 Medan : 081314025406 | 081314025405 | 081384196933 | 082167734018

📲 Pekanbaru : 082321950002 | 082111443284 | 081311177522

📲 Makassar (Perintis) : 082292249005 | 081354485755 | 082260000883 | 081356680616 | 081219430954

📲 Banjarmasin : 081253323982 | 082124473388

📲 Denpasar : 082236620334 | 082236620335 | 082144025417