Peluang Usaha Budidaya Ikan Patin dan Analisa Usahanya

patintokomesinBerbisnis ikan konsumsi saat ini sangat menjajikan dan bisa dijadikan usaha yang menjajikan. Bukan hanya jenis ikan gurami, lele, nila dan bawal saja yang bisa digunakan untuk usaha. Namun salah satu jenis ikan paatin pun bisa dijadikan peluang usaha yang cukup menggiurkan bila dijalankan, sehingga prospek yang disediakan cukup besar dan berpotensi. Ikan patin adalah kelompok ikan berkumis dan masuk dalam kelompok genus pangasius, dengan famili Pangasiidae. Ikan patin ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan dengan adanya kandungan lemak yang cukup rendah bila dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Kadar lemak yang ada pada ikan patin ini yaitu berjumlah 2,55 % sampai dengan 3,42 % dengan asam lemak tak jenuhnya adalah di atas 50 %, sedangkan asam oleat merupakan asam lemak tak jenuh yang banyak terkandung pada daging ikan patin ini sebesar 8,43 %. Kandungan yang terdapat pada ikan patin ini sangat baik untuk mencegah resiko penyakit kardiovaskular. Lemat tak jenuh ini pun juga sangat bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol serta kolesterol LDL yang ada pada kandungan darah sehingga bisa mencegah dan mengurangi penyakit jantung koroner. Dengan rendahnya kandungan kolesterol yang ada pada daging patin ini maka sangat baik juga digunakan untuk yang sedang mengikuti program diet, sebab bisa mengurangi asupan kolesterol harian yang ada pada menu makanan Anda.

budidaya ikan patin tokomesinPada saat ini ikan patin menjadi komoditas unggul pada usaha di bidang perikanan. Ikan yang patin ini merupakan jenis ikan air tawar yang memiliki warna putih dengan keabu – abuan. Ikan patin ini memiliki cita rasa yang khas dan memiliki kandungan protein yang tinggi. Dengan berbagai manfaat yang ada ikan patin pun banyak dipilih oleh masyarakat untuk menu makanan karena aman dan sehat untuk tubuh. Ikan patin ini dapat diolah menjadi berbagai makanan yang enak dan lezat dan banyak pengusaha kulienr yang membuat menu ikan patin ini pada usaha warung makan atau restauran mereka. Ikan patin yang mudah dikembang biakan di kolam ini sangat nikmat karena memiliki tekstur daging yang lembut dan enak. Dengan banyaknya permintaan ikan patin di pasaran maka tidak ada salahnya jika Anda juga mencoba membuat usaha pembudidayaan ikan patin ini.

Konsumen

Ikan patin ini menjadi jenis ikan yang banyak disukai oleh masyarakat karena memiliki daging yanag lembut serta memiliki rasa yang khas sehingga kalangan luas sangat menggemari jenis ikan patin ini. Ikan patin ini bisa diproduksi menjadi ikan filet atau dikonsumsi secara segar.

Info Bisnis

OLYMPUS DIGITAL CAMERABudidaya dari ikan patin ini banyak sekali dipilih oleh para pengusaha karena alasannya adalah masa pemeliharaan dari ikan patin ini lebih cepat bila dibandingkan dengan budidaya untuk jenis ikan lainnya. Hal ini membuat biaya produksi dari pembudidayaan ikan patin ini tidak terlalu tinggi. Untuk kebutuhan pakan pada budidaya ikan patin ini sangat mudah, karena ikan patin bisa diberi pakan artemia dan untuk jenis ikan patin yang sudah besar bisa diberi pakan berupa cacing sutera. Untuk meningkatkan gizi bagi ikan patin insukan maka dapat diberi tambahan daging keong yang telah dicampur dengan minyak jagung dan vitamin E. Keon ini dapat digunakan untuk alternatik makanan apabila pada musim paceklik datang. Hal ini bisa mengurangi biaya produksi menjadi lebih hemat dan campuran itu juga bisa digunakan untuk merangsang ikan patin indukan untuk mulai bertelur.

Budidaya ikan patin ini bisa dilakukan dengan proses reproduksi buatan, yaitu dengan cara mencampurkan telur ikan patin betina dengan sperma indukan jantan. Berikut ini beberapa cara dalam proses reprduksi buatan untuk pembudidayaan ikan patin :

  1. Sebelum melakukan pemijahan pada ikan patin maka sebaiknya ketahui dahulu tentang masa subur ikan patin. Beberapa tanda ikan patin betina ini subur adalah pada saat perut ikan inni mulai membesar dan apabila diraba terasa lembut dan empuk, sedangkan anusnya berwarna merah kemudian apabila di tekan akan mengeluarkan butiran telur dengan warna putih. Untuk masa pejantan ikan patin ini siap kawin adalah pada saat ikan patin ini telah mencapai berat badan 1,5 sampai dengan 2 kg, untuk alat kelaminnya bengkak dengan warna merah tua serta apabila diurut akan mengeluarkan cairan berupa sperma dengan warna putih.
  2. Pertama – tama keluarkan sperma dan telur ikan patin dengan cara mengurut ikan patin tersebut.
  3. Lalu sperma dan telur tersebut dicampur dan aduk – aduk sampai menjadi rata.
  4. Campuran dari sperma pejantan dan telur betina dan sebarkan dalam akuarium inkubasi yang sudah dilengkapi dengan heater suhu air dengan suhu stabil dengan ukuran suhu berkisar 27,5 oC sampai dengan 28 o
  5. Apabila sudah 15 hari maka telur akan menetas. Penetasan ini bisa 90 % sampai 100% yang berhasil, dan pada saat usia 1 sampai 2 minggu akan terjadi proses kanibalisme atau memakan jenisnya sendiri dan bibit yang dapat bertahan kira – kira 70 % sampai dengan 75 % .

Pemasaran Ikan Patin

Dalam memasarkan strategi yang dapat dilakukan oleh para pengusaha ikan patin ini adalah dengan cara membedakan targer pasar yang di tuju. Pemasaran ini dibedakan dengan berdasarkan umur dari ikan patin yang akan dijual. Seperti untuk kebutuhan pemasokan benih, ikan patin ini dapat dijual dengan umur 20 sampai 50 hari. Sedangkan untuk kebutuhan konsumsi bisa dijual dengan kisaran umur 7 bulan. Untuk permintaan ikan patin indukan ini dapat dijual pada saat berusia 2 tahun. Dengan cara membedakan target pasar ini sangat efektif sekali karena dapat menjangkau 3 jenis konsumen secara sekaligus. Pemasaran yang selanjutnya adalah dengan cara melakukan pemasaran dari mulut ke mulut dengan cara promosi itulah maka usaha ikan patin pun bisa dikenal dan diketahui orang. Anda bisa juga menjalin kerja sama dengan para pedagang ikan patin segar yang ada di pasaran atau pun menjalin kerjasama dengan para pengusaha makanan untuk membantu memasarkan ikan patin dengan usia konsumsi ini.

Kekurangan Pembudidayaan Ikan Patin

Kendala yang biasa dihadapi untuk pembudidayaan ikan patin ini adalah apabila muncul bakteri serta jamur yang akan menyebabkan kualitas ikan patin menjadi menurun. Namun untuk mencegah hal tersebut maka dapat dilakukan dengan cara menjaga sanitasi air serta mengurangi pemberian pakan ikan yang terlalu banyak. Untuk suhu yang terlalu dingin juga akan mempengaruhi perkembang biakan untuk telur ikan patin. Hal ini bisa diatasi dengan cara memasang heater atau menyimpan akuarimum inkubator pada ruangan dalam supaya dapat menghindari suhu yang terlalu ekstrim. Bagi ikan patin yang telah dewasa dan besar maka kendalanya adalah mencari pakan cacing sutera karena persediaan untuk pakan cacing sutera ini masih kurang memadai. Pasokan untuk cacing sutera ini tidak dapat diberikan secara rutin karena cacing sutera masih belum bisa dikembang biakan maka untuk pemberian pakan cacing sutera ini tergantung pada pengkapan dari alam. Untuk mengatasi kekurangan pakan cacing sutera ini maka dapat dengan menggantinya dengan pakan limbah petenak seperti usus ayam.

Kelebihan Usaha Pembudidayaan Ikan Patin

Dalam membudidayakan ikan patin ini sangat mudah apabila dibandingkan dengan cara pembudidayaan ikan lain seperti ikan lele. Ikan patin ini bisa diberi pakan dengan memanfaatkan limbah rumah tangga yang tidak memiliki kandungan minyak. Ikan patin ini pun juga bisa memproduksi dengan sangat banyak, untuk satu ekor indukan ikan patin yang subur mampu menghasilkan telur 200.000 butir telur dalam setiap 6 bulan sekali. Ikan patin lokal juga memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan jenis ikan patin import yang dapat menyusut dengan penyusutan yang sangat drastis.

Analisa Usaha Pembudidayaan Ikan Patin

Asumsi  
Ukuran ikan patin : 2,50 cm

Volume produksi : 550.000 ekor

Siklus produksi : 21 hari

Harga bibit ikan : Rp. 100 / ekor

Biaya Tetap

Biaya adm akuisisi lahan

Biaya penyempurnaan lahan dan transaksi

Bangunan

Peralatan produksi

Instalasi

Peralatan operasi

Utilitas

Gaji

Buku operasional pengedaan induk

Nilai (Rp)

50.000

140.000

400.000

160.000

50.000

150.000

400.000

1.000.000

400.000

Total Biaya Tetap Rp. 2.750.000
Biaya Tidak Tetap

Bahan operasional

Perkakas

Rumah tangga

packaging

 

20.000

4.000.000

400.000

1.700.000

Total Biaya Tidak Tetap Rp. 6.120.000
Total Biaya Produksi Rp. 8.870.000
Pendapatan Per Panen

= @ Rp. 100 x 550.000 ekor = Rp. 55.000.000

Laba Bersih

= Rp. 55.000.000 – Rp. 8.870.000

= Rp. 46.130.000

 

 

Kunci Sukses

Untuk para pemula yang ingin menjalankan usha pembudidayaan ikan patin maka sebaiknya pilihlah usaha dalam penjualan ikan patin untuk kebutuhan benih. Karena, resiko yang terjadi pada usaha ini lebih kecil serta biaya yang digunakan untuk produksi bisa ditekan. Untuk perputaran labanya juga akan lebih cepat apabila dibandingkan dengan pembudidayaan ikan patin untuk konsumsi atau untuk indukan.

Mesin-Cetak-Pelet-Pakan-Ternak-2-tokomesinDalam membudidayakan ikan patin ini tentu pakan ikan patin harus terjaga dan bisa diatur sesuai dengan kebutuhan pakan sehingga ikan patin pun bisa tumbuh dengan hasil yang memuaskan. Apabila proses pembuatan pakan ikan dikerjakan sendiri tentu proses ini bisa lebih menghemat biaya untuk pembelian pakan. Nah, untuk membuat pakan ikan patin seperti patin ini bisa menggunakan mesin cetak pelet, mesin cetak pelet ini akan membantu proses pembuatan pelet dengan cara yang cepat dan menghasilkan butiran pelet yang sesuai dengan kebutuhan ikan patin. Cara pengoperasian dari mesin cetak pelet ini sangat mudah dengan menggunakan tenaga listrik yang hemat dalam proses produksinya. Bila tertarik dengan mesin cetak pelet ini, Anda dapat mendapatkannya di Toko Mesin Maksindo yang berada di kota terdekat. Mesin yang disediakan ini menggunakan teknologi yang tepat guna dan berkualitas tinggi, sehingga proses pembuatan pelet ikan pun bisa dikerjakan dengan mudah. Silahkan datang ke showroom Toko Mesin Maksindo dan peroleh kemudahan dalam membuat pelet ikan.

Demikianlah ulasan dari usaha pembudidayaan ikan patin serta analisa usahanya, semoga info tersebut bisa membawa manfaat untuk para pembaca dan bisa memulai usaha ikan patin dengan lancar untuk para pengusaha budidaya ikan patin.

Leave a Reply