toko mesin maksindo, mesin pertanian, jual mesin

   

Roti Mentari, Raih Omzet 50 Juta / Bulan

usaha dan bisnis roti

Saiful Amar, salah satu staf di PT Asia
Pasific  Fibers  Semarang  ini
memutuskan  berhenti  bekerja  satu  S
tahun yang lalu. Salah satu alasannya adalah ia lebih
melihat prospek dari usaha yang sebelumnya
dipegang oleh sang istri, Nini Herwati. “Kalau
bekerja sama orang lain nggak ada tantangannya.
Makanya saya berhenti dan lebih fokus ke usaha
ini,”  ujarnya  yang  dihubungi  oleh  Redaksi
Maksindo.
Berawal dari hobi dan pesanan kecil-kecilan
yang diterima sang istri, lima tahun silam, pasangan
suami istri ini mulai serius menangani usaha roti
kering “Mentari Roti”. Produksinya tak sedikit, saat
ini dalam satu harinya ia mampu memproduksi
hingga 16 kg. Saiful mengaku dulu ia masih
menggunakan mesin manual yang ia buat sendiri,
tetapi sejak membeli Mesin Mixer Planetary
DMX-H20 
di  cabang  Semarang,  jumlah
produksinya bertambah. “Dulu dalam sehari saya
cuma bisa 12 kilo, sekarang 16 kilo per hari,” ujar
Saiful.
Pria kelahiran 35 tahun silam ini tidak hanya
usaha roti kering saja. Saiful mengatakan ia juga
menjual kue kering, bolu, kue ulang tahun, dan roti
basah jika ada pesanan. Untuk roti kering Saiful
mengaku bahwa ia menggunakan kelapa sebagai
bahan  bakunya,  “Biar  rasanya  lebih  gurih,”

Memutuskan untuk berhenti kerja ternyata
menjadikan Saiful sebagai pengusaha kecil, terbukti
saat ini ia mampu menghidupi dua orang di
lingkungan rumahnya. Bersama pegawainya, dalam
satu hari mereka membuat roti kering yang ia hargai
Rp 450 di rumah Saiful yang terletak di Nolokerto,
Kaliwungi,  Kendal-Jawa  Tengah.  Saiful  juga
mengatakan ia suka menerima pesanan untuk
hajatan, acara keagamaan, dan acara ulang tahundi
mana untuk satu kue ulang tahun ia hargai Rp 60
ribu hingga Rp 300 ribu Bahkan, saat mendekati
Hari Raya Islam, ia bisa membuat kue kering hingga
8 kuintal yang ia jual Rp 20 ribu per toples.
“Untuk kue kering dan bolu saya jual ke
supermarket dan tempat oleh-oleh di Semarang,
Pekalongan, dan Jepara,” ungkap pria kelahiran
Kendal, Jawa Tengah.
Kini usaha yang masih baru berada di Pulau
Jawa ini sudah mampu meraup untung hingga Rp
50 juta. “Saya sih berharap, Mentari Roti ini bisa
lebih  berkembang  dan  Maksindo  kalau  bisa
menambahkan cabangnya biar saya juga tidak
terlalu jauh kalau ingin mencari mesin atau kalau
terjadi kerusakan tidak begitu jauh,” harapnya
sebelum mengakhiri wawancara. (Herti Annisa)

Sumber : Majalah Grow Profit edisi Februari 2014

bisnis roti dengan menggunakan mesin maksindo

certified ISO untuk Maksindo
 toko mesin pertanian di malang
 

 Kunjungi 14 Showroom Kami di 13 Kota Terdekat Anda...

toko mesin palembang 

 
majalah mesin bisnis
 
majalah grow profit
 

 Other Social Media

Twitter
Youtube
Blog
Google+